Top Social

JALAN-JALAN KE BENGKULU, WAJIB TAHU WISATA SEJARAH INI

Monday, December 3, 2018
Bengkulu sebenarnya memiliki sumbangsih yang kuat terhadap Kemerdekaan Indonesia, banyak sekali peninggalan-peninggalan penjajah yang ada di Bengkulu. Mau Tahu apa saja cagar Budaya yang ada di Bengkulu, Simak di tulisanku kali ini ya.

CAGAR BUDAYA BENGKULU

1. Benteng Marlborough


Benteng Marlborough merupakan sebuah pertahanan yang di bangun oleh Inggris. Komplek Benteng ini berlokasi di pinggiran Pantai, pas banget di pinggir jalan. Lokasinya yang tinggi membuat sekitar pantai  terlihat lebih luas dan jelas. Tidak jauh dari Benteng ini berbatasan dengan Perkampungan China yang menambah destinasi wisata. 

Gubernur terakhir yang memerintah Fort Marlborough adalah  Thomas Stamford Raffles, yang saat ini sebagai penemu bunga bangkai Rafflesia pertama kali. Hingga akhirnya bunga ini juga menjadi icon Bengkulu. Peninggalan-peninggalan yang masih ada sampai saat ini menjadi Cagar Budaya Bengkulu di bawah pengawasan Badan Pelestrarian cagar Budaya (BPCB) Jambi dengan Wilayah Kerja Sumatera Selatan, Bengkulu dan Bangka Belitung. 

Kehadiran Fort Marlborough menjadikan daya tarik tersendiri untuk berwisata, tempatnya yang nyaman, sejuk membuat pengunjung merasa lebih nyaman. Di Benteng ini juga terdapat penjara-penjara yang dahulu dijadikan penjara untuk rakyat Bengklulu. Masih banyak juga berbagai benda-benda yang masih disimpan sampai saat ini agar kita semua bisa melihat benda yang mengandung sejarah di masa penuh perjuangan itu.


Saat ini, juga sudah ada miniatur bentuk Benteng secara keseluruhan. Semua kisah perjuangan juga sudah ada di dinding-dinding ruangan yang ada di dalam Benteng. Banyak hal yang bisa kita tahu dan juga bisa kita kisahkan terhadap keluarga dan teman-teman kita mengenai Benteng. Karena informasi yang tertera sudah sangat lengkap, ditambah lagi dengan adanya patung-patung para tokoh penjajah dan foto-foto perjuangan masyarakat Bengkulu terhadap kemerdekaan Bengkulu itu sendiri, 


Di tengah lahan yang ada di dalam benteng, terlihat berjajar beberapa meriam tempo dulu. Kondisinya  masih sangat kuat dan kukuh menggambarkan bahwa senjata zaman dahulu begitu kuat dan berkualitas. Saat ini kita bisa melihat langsung bagaimana penjajah membuat senjata yang bagus untuk dijadikan senjata perang dalam menjajah Bengkulu. Bersyukur sekali, meriam ini sudah tidak digunakan untuk memerangi rakyat Bengkulu. 



Selain itu, ada juga sebuah ruangan yang dikonsep sebagai ruang Audio Visual yang dikhususkan untuk pengunjung bisa melihat gambar dan suara langsung dari perjuangan membela kemerdekaan. Kita juga diberikan informasi berupa peta mulai masuknya penjajah ke Bengkulu. 


Sangat menarik sekali jika berwisata ke sini dengan teman-teman ataupun dengan keluarga, selain berselfie ria kita juga bisa mengabadikan dengan membuat video-video yang keren.  JIka kamu tertarik kesini, kamu bisa datang ke alamat ini. 


2. Rumah Pengasingan Bung Karno

Rumah pengasingan Bung Karno terletak di Tengah Kota, saat ini letaknya sangat strategis. Ditambah lagi dengan deretan sentral oleh-oleh yang memanjakan para wisatawan yang berkunjung ke Bengkulu. Rumah sederhana ini dahulunya  tidak bernomor dan berada di tengah rumah penduduk yang beratap ilalang.

Rumah pengasingan Bung Karno merupakan tempat tinggal Presiden pertama Indonesia pertama kali ketika beliau diasingkan di Bengkulu. Kondisi rumahnya saat ini sangat terawat dan tidak banyak berubah, sehingga masih  utuh dengan konsep rumah tradisional zaman dulu. 

Perkarangan yang luas membuat tempat ini sering dijadikan tempat untuk berbagai acara, terutama acara-acara yang mengandung edukasi terhadap Cagar Budaya Bengkulu. 


Selain itu, masih banyak peninggalan-peninggalan sejarah yang bisa kita lihat. Seperti, Lemari Buku beserta buku-bukunya, berbagai foto Soekarno dan juga keluarganya, rak baju beserta baju-baju tempo dulu, kursi dan meja di ruang tamu, Sepeda ontel yang masih terpajang di ruang tengah, Terdapat juga ranjang tempat tidur yang masih utuh, ada juga beranda belakang yang sangat nyaman di jadikan tempat beristirahat para pengunjung.

Keutuhan segala benda-benda peninggalan sejarah ini tak lepas dari i'tikad masyarakat Bengkulu yang berusaha untuk turut melestarikan kecintaan terhadap para pejuang yang ada di Bengkulu. 



Saya sangat terkesan sekali melihat semua peninggalan sejarah yang pernah ada di Bengkulu, sudah sepantasnya sebagai warga Bengkulu saya harus ikut andil dalam menjaga dan melestarikan semua yang bernilai sejarah di Kota ini. 




Dibagian belakang rumah, terdapat beberapa ruangan yang dahulunya dijadikan ruangan orang-orang yang membantu Bung Karro di rumah Pengasingan ini. Terlihat juga ada sebuah sumur yang memiliki air yang sangat segar, sehingga banyak orang memanfaatkan air ini untuk menyegarkan mukanya. Jika kamu tertarik mengunjungi rumah Bung Karno, kamu bisa datang ke alamat berikut ya:


3. Rumah Fatmawati

Siapa yang tak mengenai Ibu Fatmawati?

Ibu Fatmawati merupakan asli Putri Bengkulu yang mendampingi Bung Karno menjadi Presiden Pertama di Indonesia. Beliau juga adalah perempuan yang menjahit Pusaka Merah Putih Indonesia. Pada saat itu, Bendera Pusaka kita itu dijahit di Rumah Fatmawati di Bengkulu. Besyukur sampai saat ini, mesin jahit yang digunakan ibu Fatmawati untuk menjahit Bendera tersebut masih ada dan utuh. 

Rumah Fatmawtai tidak berjauhan dengan Rumah Bung Karno, nuansa rumah juga tidak begitu berbeda. Rumah yang bernuansa panggung ini memiliki bentuk yang klasik dan elegan. Kondisinya  yang terawat membuat semua masyarakat lokal ataupun wisatawan masih bisa merasakan keasrian rumah ibu pejuang ini.


Dalam rumah Fatmawati, masih banyak sekali foto-foto zaman Soekarno dan Fatmawati tempoe doeloe. Banyak hal yang bisa kita dapatkan jika kita berkunjung kesana, informasi yang diberikan oleh penjaga rumah muapun dari informasi yang ada dirumah tersebut cukup membuat kita sedikit banyak tahu bagaimana kehidupan pada masa Bengkulu terjajah. 


Buat kamu yang saat ini sudah menjadi perempuan hebat, bagus banget untuk sempatkan waktumu mengunjungi rumah perempuan hebat yang ada di Bengkulu ini untuk kamu berbagi cerita bersama teman-teman hebatmu yang lainnya. 



4. Masjid Jamik Soekarno



Masjid Jamik mupakan masjid yang cukup terkenal di Bengkulu, letaknya yang sangat strategis di pusat kota membuat masjid ini mudah ditemukan dan gampang untuk di kunjungi. Masjid ini berkaitan erat dengan masa-masa pengasingan Bung Karno di Bengkulu. Bung Karno memilih keahlian dalam mendesain arsitekur bangunan, hal itu dikarenakan Bung Karno memiliki gelar Insinyur yang di sandangnya 

Melalui keahliannya itu, Ir. Soekarno membuat beberapa kali renovasi secara menyeluruh terhadap masjid Jamik. Gaya pembangunannya pun diambil dengan nuansa Eropa dengan bubungan yang lebih tinggi dan lebih dari satu.  Proses pembangunan masjid ini dengan bantuan warga sekitar Bengkulu yang sangat bersemangat dalam mendirikan rumah ibadah kaum muslimiin. Diperkirakan proses pembangunanya membutuhkan satu tahun. 


Sampai saat ini bentuk bangunan tidak ada yang berubah, nuansa tradisional tetap terhadap bangunan ini. Masjid ini memiliki tiga buah bangunan yang menyatu. Ketiga bangunan tersebut diantaranya adalah serambi, ruang utama serta tempat untuk berwudhu. Lantai yang digunakan pada ruangan serambi adalah berupa ubin teraso putih dan memiliki bentuk persegi. Di bagian ini pula terdapat satu buah bedug dengan diameter sekitar 80 cm. Bagian pintu sendiri berjumlah dua dan menggunakan bahan teralis besi.





5. Tugu Thomas Parr


Thomas Parr merupakan residen Inggris yang terkenal sangat kejam di Bengkulu, karena kekejamannya itu membuat warga Bengkulu marah dan akhirnya merencanakan pembunuhannya di kediamannya sendiri. Konon kabarnya Thomas Parr di bunuh oleh Orang bugis yang sudah sangat kesal terhadap penjajahannya yang tidak memiliki rasa kasian tersebut. 

Untuk mengenang itulah, makam Thomas dijadikan Tugu agar masyarakat terus bisa menghargai sejarah perjuangan yang ada di Bengkulu.

Bentuk Makam Thomas ini seperti kubah, dahulunya disekitaran tugu terdapat gedung pemerintahan dan Gedung dewan EIC. Karena perkembangan, saat ini gedung tersebut sudah tidak dapat ditemukan lagi, karena saat ini sekitaan Tugu Thomas parr sudah penuh dengan pertokoan masyarakat Bengkulu 



Saat ini disekitar Tugu sudah sangat nyaman, dengan adanya sedikit taman dan beberapa buah kursi untuk bersantai membuat warga atau pengunjung bisa melepaskan letihnya dengan bersinggah sembari melihat-lihat Cagar Budaya yang satu ini. 



Sedikit kurangnya terhadap Tugu Thomas Parr ini, adalah kurangnya informasi tentang kisah dari bangunan yang ada di taman ini. Sehingga untuk orang yang baru pertama kali kesini, mereka tidak akan tahu bahwa tugu tersebut merupakan makam orang Inggris yang sangat kejam terhadap Bengkulu. Banyak yang beranggapan bahwa tugu tersebut hanyalah sebuah bangunan biasa saja. 



6. Makam Sentot


Makam sentot terletak di jalan Sentot Kelurahan Bajak. Sentot Alibasyah merupakan panglima perang Dipinegoro yang berjuang melawan Belanda di Pulau Jawa. Kemudian Sentot diasingkan Ke Sumatera Barat, namun karena dia memberikan dukungan terhadap Kaum Paderi, akhirnya ia ditarik dari Jawa kemudian diasingkan di Cianjur. Hingga Akhirnya ia pun dibuang di Bengkulu dan wafat di Bengkulu. 

Karena perjuangannya terhadap kemerdekaan Bengkulu dan juga Kemerdekaan Indonesia, makam Sentot dijadikan salah satu Cagar Budaya yang ada di Bengkulu. 




7. Makam Inggris


Makam Inggris terletak di Jitra, Keluarahan Teluk segara. Jika kita perhatikan, banyak sekali Cagar Budaya yang terletak disekitaran Teluk Segara. Hal ini disebabkan memang daerah ini merupakan daerah para penjajah yang ingin menguasai Bengkulu. Sehingga banyak sekali nilai sejarah yang ada di sekitar kelurahan ini. 

Komplek makam ini tidak terlepas dari kisah penjajahan terhadap Benteng Marlborough, dimana Benteng merupakan sebuah pertahanan yang memang dibangun oleh tentara Inggris. Ribuan tentara Inggris banyak mati akibat perang dan terserang penyakiit. Kisah ini juga terdapat di dinding-dinding yang ada di Benteng Marlborough. 

Sehingga ketika warga Inggris mati, akan di makam Inggirs ini. Dahulu makam Inggris ini sangat luas, namun karena perkembangan penduduk, makamnya hanya tinggal hitungan puluhan saja.  Bentuk-bentuk makam bervariasi dan juga unik, ada yang beratap ada yang tidak, ada yang berbentuk tinggi, limas, ataupun rendah. Makam memiliki warna khas Hollywood, yaitu warna putih cerah. Sekitaran makam saat ini sangat terawat dan bersih. Berdasarkan penyampaian pak Muklis bahwa makam ini sering dikunjungi oleh orang Inggris yang sedang berwisata ke Bengkulu. 






HARAPAN MASYARAKAT TERHADAP KEMAJUAN  CAGAR BUDAYA BENGKULU

Menurut Jannah, sebagai seorang yang suka Traveling mengatakan bahwa, untuk saat ini tampilan dari beberapa Cagar Budaya yang ada kurang begitu menarik. Berbeda dengan Benteng Marlborough, banyak orang tertarik karena lokasinya yang luas, pemandangan yang bagus, apalagi hobi masyarakat sekarang adalah foto-foto. Sementara Cagar Budaya yang lain sepertinya karena tempatnya dari segi penampilan kurang menarik untuk  dijadikan tempat wisata kids jaman now dan juga kurangnya spot hunting foto, sementara dari segi sejarahnya sangat menarik.

Salah satu cara untuk kita mulai memperkenalkan Cagar Budaya kepada masyarakat umum lainnya, bisa dari kita mengadakan suatu event dan pihak dari pengelolah cagar budaya memberikan fasilitas untuk kita mengadakan acara disana. Misalnya lomba literasi, lomba lukis, pameran atau hanya sekedar perkumpulan suatu organisasi positif lainnya yang rutin setiap minggunya.  Sehingga orang-orang punya kesan tersendiri, bukan hanya berkunjung, tapi melakukan kegiatan positif di sekitar cagar budaya.

Sementara menurut Cepti sebagai seorang yang suka peneliatan dan berkunjung ke keluar Kota  mengatakan bahwa, Pemanfaatan cagar budaya  saat ini di Bengkulu hanya digunakan sebagai tempat pariwisata untuk orang-orang diluar kota Bengkulu, orang-orang yang  dari desa/kabupaten di Bengkulu mengujungi kota Bengkulu untuk melihat budaya-budaya atau sejarah dari Bengkulu. Begitu juga orang-orang yang diluar kota Bengkulu, contohnya saja kemarin ada tamu dari OJK yang datang ke Bengkulu bahwasanya Bengkulu adalah kota sejarah dan diketahui bahwa Bengkulu memiliki Ibu Fatmawati yang ikut andil dalam kemerdekaan Indonesia. Harapan saya, cagar budaya di Bengklulu bisa dapat dimanfaatkan oleh pemuda-pemuda lokal sebagai sarana belajar. Jadi tidak hanya sekedar diketahui saja, tetapi juga bisa  tahu betul tentang nilai-nilai sejarah yang ada di Kota Bengkulu dengan memanfaatkan cagar budaya  yang ada.

Agar cagar budaya dimanfaatkan semaksimal mungkin oleh pemuda-pemuda Bengkulu, yaitu promosi. Contohnya  banyak sekali corner food yang datang itu karena promosi orang-orang. Agar mereka tahu oh ini loh pameran food/kuliner dari Bengkulu, ketika dipromosikan mengenai pameran kuliner maka orang-orang semangat untuk datang mengunjungi dan mencicipi kuliner Kota Bengkulu, begitu juga dengan wisata sejarah.

Namun sampai sekarang belum ada pameran  sejarah Kota Bengkulu  secara keseluruhan seperti yang sudah dilakukan di Pameran Kota Tua. Mereka memamerkan bebarapa sejarah atau karya-karya unik dari kotanya yang bisa diketahui dan dinikmati oleh masyarakat luas, sehingga banyak wisatawan yang berdatangan untuk melihat karya-karya yang luar biasa tersebut. Sementara saat ini Cagar Budaya hanya dijadikan sekedar foto, tanpa mengetahui sejarah dan fungsinya. Padahal pameran-pameran itu penting untuk memunculkan kreatifitas pemuda lokal yang masih belum tereksplor selain itu juga bisa menggalakkan pemuda untuk datang dan meramaikan cagar budaya yang ada di Bengkulu.

Jika dikaitkan dengan religius, karena orang-orang memiliki kepercayaan masing-masing terhadap hal-hal demikian. Saya berpikir, kalau seseorang datang ke Makam Sentot, itu karena mereka memang menghargai sebagai pahlawan. Intinya tergantung dari orang masing-masing.

Dari sistem pendidikan, sebaiknya siswa di biasakan untuk mengunjungi cagar  budaya Bengkulu. Kalau bisa ketika anak sekolah pertama kali belajar sejarah, sebaiknya dahulukan belajar sejarah daerah yang ada di Bengkulu dengan cara langsung datang ke tempat yang memiliki nilai sejarah tersebut. Sementara sekarang ini anak-anak banyak belajar sejarah nasional, sebenarnya bukan berarti tidak boleh tetapi sejarah daerah dan sejarah nasional itu harus seimbang untuk pengetahuannya. Banyak orang tau siapa pangeran Diponogoro, namun ketika ditanya siapa pahlwan di Kota Bengkulu malah tidak tahu.

Salah satu cara melestarikan budaya daerah adalah dengan membiasakan anak didik kita untuk berkunjung dengan didamping pihak sekolah. Jikalau memungkinkan untuk menjadi salah satu pelajaran dalam muatan lokal tentang budaya daerah itu akan jadi lebih baik. Minimal kita tahu tentang sejarah Bengkulu agar kecintaan kita terhadap Kota Rafflesia ini bertambah, bertambah dan bertambah.

Selain itu menurut Pak Ahmad yang ahli di bidang Agama Islam mengatakan bahwa, Destinasi wisata itu terikat dengan nilai-nilai agama, sebaiknya jauhkan dari hal-hal syirik. Tapi jika hanya sekedar tempat pariwisata, tidak masalah. Hanya saja hiburan ini dekat dengan maksiat. Misalnya datangnya berdua-dua, berbaju seksi, pergi bukan bersama mahramnya.

Selain itu posisi Bengkulu tidak strategi untuk didatangi, karena datang ke Bengklulu itu tidak bisa kemana-mana lagi.  Beda kalau seandainya kita ke Jakarta, bisa langsung ke Bandung, Bogor, dan lainnya. Sementara ke Bengkulu hanya terkhusus memang direncanakan betul ke Bengkulu. Hanya saja jika mau mengembangkan pariwisata, sekarang kita harus bersaing, misal kalau di semarang ada panangkaran ikan hiau, di Bogor ada Puncak, untuk di Bengkulu minimal ambil satu destinasi yang bener-bener menjadi objek wisata yang menakjubkan dengan banyaknya fasilitas rekreasi lainnya yang idak dimiliki oleh daerah lain.

Menurut pak Ahmad peluangnya Bengkulu ini dari pada memajukan wisata modern, lebih baik ke arah pariwisata Kota Tua yang banyak mengandung nilai sejarah perjuangan, jadi kita punya sejarah, misalnya ada Benteng Inggris, Makam Sentot, Makam Inggris dan Cagar Budaya lainnya, namun tetap harus menghilangkan nuansa syirik yang sering melekat di beberapa pengunjung.

Oleh sebab itu, dari beberapa pendapat dan harapan masyarakat Bengkulu terhadap destinasi wisata dan Cagar Budaya Bengkulu perlu adanya Ide kretif yang bisa membantu mewujudkan program Visit Wonderful Bengkulu 2020.

Ide-Ide Kreatif Mencapai Wonderful Bengkulu 2020
  1. Memberdayakan Para Penulis Bengkulu untuk menulis tentang Wisata Sejarah di Bengkulu
  2. Buatkan Paket Tour dengan Bus Toyo dengan memfasilitasi semua halte di setiap Cagar Budaya, sehingga bisa menambah minat wisata masyarakat dan anak-anak, tanpa harus memikirkan ongkos untuk pergi.
  3. Buat juga di hari weekend lebih banyak pilihan paket, dan gabungkan antara paket wisata budaya daerah dengan wisata modern lainnya. Misalnya Wisata budaya daerah di gabungkan paketnya dengan wisata snorkling ke pulau tikus dan lainnya.
  4. Untuk siswa usia sekolah, diwajibkan untuk melakukan Tour ke tempat-tempat yang bernilai sejarah di Bengkulu.
  5. Buat juga pengembangan kreatifitas oleh-oleh yang ada di Bengkulu sehingga wisatawan yang datang ke Bengkulu bisa membeli bahkan memborong simbol kekhasan daerah Bengkulu dengan harga yang terjangkau.
  6. Buat sebuah slogan Bengkulu yang menarik, seingga mudah diingat dan juga modern untuk di jadikan branding Bengkulu baik di kancah lokal, nasional dan internasional.
  7. Untuk masjid yang bernilai sejarah di Bengkulu, perlu adanya informasi yang bisa pengunjung baca dan ketahui mengenai sejarah pendirian masjid tersebut. Misalnya saja di Masjid Jamik Kota Bengkulu.

Banyaknya Cagar Budaya di Bengkulu, semoga membuat kita lebih cinta lagi terhadap Bengkulu. Buat yang belum pernah ke Bengkulu, ayo buktikan cintamu terhadap Indonesia dengan mengunjungi tempat-tempat bersejarah dalam memperjuangkan Kemerdekaan Indonesia.

#StrategiKebudayaan
#KongresKebudayaanIndonesia
#BPCBJambi
#BentengMarlborough
#RumahPengasinganBungKarno
#MasjidJamikSoekarno
#TuguThomasParr
#BungkerJepangBengkulu
#SetengahAbadBengkuluEmas
#WonderfulBengkulu
#Visit2020
#genpibengkulu
@genpi_bengkululu
@cagarbudayajambi
@pasarsinggahbungkarno
@blogerrafflesia
40 comments on "JALAN-JALAN KE BENGKULU, WAJIB TAHU WISATA SEJARAH INI"
  1. Waaah banyak banget ya lokasi wisata di Bengkulu dan semua menarik untuk dikunjungi.
    Tarif masuk semua terjangkau tinggal saya mengumpulkan dana buat tiket pesawat dan penginapannya nih hehehe

    ReplyDelete
  2. Saya baru singgah di Benteng Marlborogh dan rumah pengasingan Soekarno, yg lainnya belum.. Nah kebetulan awal Januari 2019 saya mau ke Bengkulu, nanti saya pengen singgah di tempat lainnya ini..

    ReplyDelete
  3. Saya mulai akrab dengan Bengkulu tuh, saat keranjingan nonton serial sinetron Manusia Harimau, hehe. Suka banget, dan mulai lihat2 tentang Bengkulu. Tapi belum pernah ke sanaaaaa. Hiksss. Banyak juga tempat rekreasinya ya, Kak?

    ReplyDelete
  4. Aku belum pernah loh mbak ke rumah ibu fatmawati... jadi pengen kesana..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Buruan mbk ke Bengkulu, banyak loh sejarah di Bengkulu

      Delete
  5. Belum pernah ke Bengkulu tapi senang baca list cagar budayanya. Pengin deh ke rumah pengasingan Bung Karno itu. Semoga ide-ide kreatifnya bisa terwujud. ^^

    ReplyDelete
  6. Semoga suatu waktu nanti saya berkesempatan ke Bengkulu dan main ke semua tempat ini. :)

    ReplyDelete
  7. jadi tahu sedikit sejarah inggris di Bengkulu. semoga suatu hari bisa jalan-jalan ke Bengkulu. TFS mbak :)

    ReplyDelete
  8. betul banget tuh setuju jika anak sekolah ada agenda mengunjungi wisata sejarah daerahnya biar makin kenal dengan budayanya

    ReplyDelete
  9. Kl mau wisata sejarah paling jitu nih kl ajak anak2 bahkan bunda juga blm pernah mengunjungi tempat bersejarah ini.

    ReplyDelete
  10. Wah Bengkulu banyak menyimpan destinasi, btw info tentang Tugu Thomas Parr aku baru tahu ternyata dibunuh ya saking kesel sama kekejamannya menarik nih kalau udah urusan sejarah dan masyarakat lokal melakukan perlawanan terhadap penjajah :)

    ReplyDelete
  11. Pengen banget k museum bung Karno. Semoga suatu saat bisa jalan2 k bengkulu

    ReplyDelete
  12. Bengkulu wisata sejarahnya kaya banget ya, pengen banget bisa ke sana

    ReplyDelete
  13. Masya Allah... Bengkulu yang dulu kukira sebuah pedesaan dengan sedikit penghuni ternyata super duper keren dan megak ya. Memiliki cagar budaya yang mantap. Deuh... makin ngebettt buat kesana.

    ReplyDelete
  14. Jadi pengen terbang ke Bengkulu seketika hahahaha
    Ajak aku main ke sana Mba, bangunannnya indah-indah ya.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kalo mbk sudah di Bengkulu, kasih kabar aja mbk

      Delete
  15. Cagar budaya Bengkulu memang bagus2 dan penuh sejarah, selama dijaga dan di kembang kan dengan baik pasti akan banyak wisatawan yang berkunjung

    ReplyDelete
  16. Ide kreatif untuk Wonderful Bengkulu nya keren banget...
    Semoga pemerintah segera merespon positif setiap masukan dari warganya.
    Dan membuat Bengkulu makin dikenal di mata dunia.

    ReplyDelete
  17. Wah Singapura dan Bengkulu punya sejarah ya jadinya, sama2 pernah dipimpin sama Raffles :D
    Bengkulu banyak banget ya peninggalan sejarah. Yg rumah pengasingan itu yg selalu kuingat pas belajar sejarah saat kecil. Moga kelak bisa ke sana :D

    ReplyDelete
  18. Peninggalan sejarah, dari Presisi pertama, Ir. Soekarno, Sentot Alibasya, hingga makam kompliit juga di Bengkulu

    ReplyDelete
  19. Tempat sejarahnya banyak banget ternyata. Aku tahunya Rumah Pengasingan Bung Karno sama Rumah Ibu Fatmawati. Kalau ke Bengkulu harus ke sana

    ReplyDelete
    Replies
    1. Jangan lewatkan benteng Marlborough juga ya mbk

      Delete
  20. Aku pengin banget bisa berkunjung ke rumah Ibu Fatmawati. Pengin tau sejarah perempuan hebat ini saat mendampingi orang nomor satu di Indonesia saat masa perjuangan dulu.

    ReplyDelete
  21. Semakin aku ingin jalan-jalan ke Bengkulu.

    Rumah pengasingan Bung Karno, selalu membuat saya penasaran, karena telah tercatat sejak kecil di dalam pelajaran sejarah.

    ReplyDelete
  22. kalau Thomas Parr begitu kejam, mengapa sampai dibuat tugu untuk mengenangnya?

    ReplyDelete
  23. pengen deh ke rumah pengasingan bung karno.
    semoga kapan2 bisa jalan2 ke bengkulu

    ReplyDelete

Terima kasih sudah berkunjung dan berkomentar di Blog saya, jangan lupa kembali kesini lagi ya.

Auto Post Signature