Top Social

Tentang Dinar Dirham dan Kelebihannya

Tuesday, October 16, 2018
https://www.kaskus.co.id
Untuk sebagian orang yang belum mengetahui tentang sebuah kepingan uang yang terbuat dari emas pasti akan menyangka bahwa hal tersebut hanya terjadi pada zaman kerajaan saja di masa lalu. Uang dengan kepingan emas ataupun perak memang pernah digunakan di masa lalu salah satunya adalah dinar dan dirham yang pernah di gunakan di zaman nabi.

Banyak orang yang memprediksi bahwa uang dinar dan dirham akan terbukti bisa menyelamatkan masa depan anda, terus bagaimana caranya ? silahkan anda baca sampai selesai ya.

Dinar adalah koin emas dengan memiliki berat 22 karat, 4,25 gram. Sedangkan koin dirham adalah koin perak murni dengan berat 2,975 gram. Jika kita lihat sejarahnya, dinar ataupun dirham yang merupakan mata uang yang pernah di gunakan umat islam di zaman khalifah Umar Bin Khattab.

Lantas, kenapa bisa emas 22 karat yang digunakan untuk bahan baku dinar ? ternyata emas dengan jumlah karat tersebut secara material memiliki sifat yang tidak mudah rusak jadi sangat cocok untuk dijadikan uang.

Di Indonesia sendiri PT Aneka Tambang (Antam) yang memproduksi dinar dan dirham. Semuanya yang berkaitan dengan produksi, standarisasi, sampai dengan pencetakan dinar dan dirham yang dilakukan melalui unit pengolahan dan pemurnian logam mulia di perusahaan tersebut. Didalam produksinya, dinar dan dirham ini telah melalui proses sertifikasi ISO 17025 yang telah dikeluarkan oleh Komite Akreditasi Nasional dan LBMA serta di awasi dan di standarisasi WITO ( World Islamic Trade Organization).

Selain PT Antam sekarang ini ada Wakala Nusantara yang memproduksi dinar dan dirham dan diawasi oleh WITO juga, akan tetapi ada sedikit perbedaan dari nilai tukar rupiah ke dinar dan dirham.

Dinar dan dirham ini bisa dijadikan alat tukar seperti halnya uang pada umumnya.

Kelebihan Dinar

• Terhindar dari bahasa inflasi

Inflasi adalah salah satu yang mengacaukan sistem perekonomian dengan semakin turun nilai mata uang kertas. Tidak seperti koin dinar yang terbuat dari bahan emas, Nilainya justru semakin lama akan semakin mahal dan meningkat, dan tidak akan ada penyusutan nilai seperti halnya yang sering terjadi pada uang kertas.

• Sangat mudah saat ingin dicairkan

Jika investasi deposito bisa dicairkan hanya dalam jangka waktu tertentu dan untuk nilai tertentu juga sesuai kesepakatan di awal, tapi koin dinar berbeda, misalnya saja anda memiliki koin dinar 50 dan anda mengeluarkan hanya 5 dinar saja itu sangat bisa dilakukan, dinar bisa dengan mudah di bagi dan dijumlahkan.

• Bisa dengan mudah dijual/dibeli

Jika anda memiliki perhiasan misalnya saja gelang, emas ataupun cincin. Meski bahanya sama yaitu emas, hanya saja perhiasan tersebut akan sulit untuk di tukar karena bentuk dari perhiasan tersebut memiliki ukuran yang sifatnya personal. Tapi akan berbeda dengan kepingan dinar yang memiliki bentuk yang sama.

• Nilai jual yang kembali tinggi

Dinar memiliki nilai tukar/jual yang tinggi, ini karena bahan dasar dinar adalah emas. Semuanya tentu saja mengikuti perkembangan harga emas internasional. Nilai investasi dinar bisa naik sampai dengan 31 persen setiap tahunnya.
Kelebihan Dirham

• Bisa berlaku dimanapun

Jika kita perhatikan sekarang ini telah banyak Negara yang sudah membuka diri untuk mata uang dirham, tidak hanya di kawasan Timur Tengah. Misalnya saja jika anda jalan-jalan ke Kanada atau Malaysia, anda akan melihat took-toko tersebut menempel stiker pembayarannya berupa dirham, dengan begitu dirham bisa digunakan dimanapun.

• Nilainya semakin lama semakin naik

Nilai dinar maupun dirham dapat disesuaikan dengan komoditi yang dibelinya. Dengan begitu aman dan nilai tukar nya akan terus naik.

• Tidak terpengaruh inflasi

Seperti halnya dinar, dirham juga tidak terpengaruh oleh inflasi. Diberlakukannya dinar dan juga dirham di suatu Negara itu akan bisa menekan inflasi di Negara tersebut.

Post Comment
Post a Comment

Terima kasih sudah berkunjung dan berkomentar di Blog saya, jangan lupa kembali kesini lagi ya.

Auto Post Signature