Top Social

10 Cara Agar Kita Tidak Mengalami Krisis Keuangan

Wednesday, March 28, 2018

Selamat pagi Moms, gimana kabarnya? jika ngobrolin soal uang, biasanya identik sama buibu ya. Maklumlah bendahara keluarga, hihhihi. Sebagai perempuan yang notabene nya lambat laun akan menjadi istri dan ibu sebagai orang yang sangat penting dalam pengelolaan keuangan ini khususnya dalam rumah tangga. 
Sebenarnya bukan hanya di lembaga/instansi ataupun perbankan saja yang harus pandai-pandai dalam memanagement keuangan. Melainkan dalam rumah tangga itu juga sangat penting. Karena akan mempengaruhi kesejahteraan keluarga kecil kita. So, kita mulai untuk mengkondisikan dari hal yang kecil di keluarga terlebih dahulu ya sebelum kita mengelolah keuangan kantor tempat kita bekarja. 
Baik moms, apa sih yang harus kita lakukan agar kita tidak mengalami kerisis keuangan? simak yuk..

10 Cara Agar Kita Tidak Mengalami Krisis Keuangan
1. Membuat Anggaran Harian

Terkadang kita tidak memperhatikan apa saja yang kita beli setiap hari, sehingga kita tidak mengetahui berapa sebenarnya pengeluaran kita setiap harinya. dengan kelalaian kita, belum lagi akhir bulan dompet sudah terasa tipis sekali. hihi
Akhirnya kita mulai mengingat-ingat kembali apa saja yang sudah kita beli dan kemana saja uang kita belanjakan, kalau uang sudah habis di dompet barulah kita merasa kehilangan. Ternyata setelah dihitung-hitung dengan ingatan kita, sudah wajar uang kita habis dengan semua hal yang sudah kita keluarkan. Hal seperti ini terjadi karena kita tidak mempunyai perencanaan harian kita. ini berlaku untuk rumah tangga ataupun juga instansi. Jikalau dari keluangan saja sudah tidak termanagemen, untuk urusan yang lainnya bisa di pastikan juga tidak akan berjalan dengan lancar. 
Mulai sekarang, belajarlah untuk memperhatikan hal-hal yang kecil. hal-hal yang selama ini kita anggap tidak perlu dan akan membuat tambah repot.

2. Alokasikan anggaran bulanan Anda dan cobalah disiplin dengan aturan yang Anda buat

Baru-baru ini saya juga lagi belajar untuk mengalokasikan anggaran bulanan.Terasa banget efeknya setelah kita sistematis dalam membuat perencanaan dan menerapkannya. karena terkadang ketika kita tidak disiplin dengan anggaran yang sudah kita buat, sering sekali tiba-tiba kita kayak kehilangan uang. hal tersebut terjadi karena kita sudah tidak disiplin dengan perencanaan kita. 


3. Jangan sepelekan semua catatan pendapatan dan pengeluaran Anda

Kita sering kali menyepelekan hal-hal yang kecil, padahal hal yang kecil tersebut mampu mengecohkan kehidupan kita yang besar. Sebenarnya caranya tidak susah-susah amat, kita cukup catat semua jalan pendapatan kita setiap bulan (gaji pokok, gaji honor, hasil usaha, dll) , Kemudian kita juga catat apa aja pengeluaran tetap kita setiap bulan (beras, minyak, sabun, sayur, dll).  Setelah kita catat semua perincian ini, barulah kita bisa menyesuaikan antara pemasukan dan pengeluaran kita. malah terkadang setelah kita catat, ternyata pengeluaran tetap lebih besar dari pada pemasukan tetap. Jika hal ini terjadi, berarti ada pola hidup yang harus kita hemat dan perbaiki lagi.

4. Bandingkan harga, merek dan kualitas sebelum belanja (Jangan belanja berlebihan)

Perlu banget untuk kita searching-searching dengan mbah gugel untuk memperoleh banyak informasi yang bisa menjadi pilihan kita untuk berbelanja. Apalagi jaman now, kita cukup modal android aja serasa sudah keliling dunia (Jiah).  Wajib banget ya kita harus membandingkan berbagai macam harga, merek dan kulitas sebelum memutuskan untuk membeli. apalagi jika kita banyak tau mengenai bahan, jadi kita bisa memprediksi kualitasnya seperti apa dengan harga yang ditentukan.

5. Kurangi belanja makanan dan minuman


Saya pribadi paling susah untuk menahan nafsu makan, tapi hal ini tidak baik jika kita ingin berhemat. karena makan dan minum diluar itu akan mengeluarkan uang berkali-kali lipat dibanding jika kita masak sendiri dirumah. Misalnya kalau sarapan dirumah cukup dengan telur ceplok, maka jika sarapan diluar minimal kita sarapan lontong sepuluh ribu rupiah. Jika kita makan siang dan sore dirumah cukup dengan 15.000, maka jika kita makan diluar akan menghabiskan minimal 30.000. tentu hal tersebut akan mempercepat kantong kita yang tipis semakin menipis. Maka kurangilah makan dan minum diluar jika kita sedang mengalami krisis keuangan. Namun, jika kita memang sedang banyak pemasukan ya nggak papa sekali-sekali mau coba makan-makanan ala restoran gitu. hihii

6. Daur ulang (Perbanyak keterampilan)


Sebagai Moms jaman Now, ataupun masyarakat jaman Now (cik ile. hee). kita dituntut untuk mempunyai banyak keterampilan. Contoh kecilnya saja ketika baju kita robek, maka kita perlu bisa menjahit agar tidak memperbanyak pengeluaran untuk bayar penjahit. atau kita bisa buat maianan anak dengan memanfaatkan bahan perca atau barang-barang yang sudah tidak terpakai  lagi. Keterampilan ini bukan hanya mampu menghemat keuangan kita, melainkan juga bisa menambah pemasukan kita jika kita jadikan bisnis.

7. Invest pada tabungan yang terpercaya (mulailah menabung)


Memilih tabungan terpercaya ini juga sangat penting, jika kita kurang panda menabung dirumah maka boleh kita mencari-cari tempat yang pas dan tepat untuk kita menabung. saya pribadi lebih memilih lembaga syariah atau Bank syariah untuk dijadikan tempat menabung. karena di Bank syariah biasanya ada jenis akad tabungan murni dan juga tabungan bagi hasil, hal seperti ini tentu mempermudah kita dalam memilih mau seperti apa uang kita pada saat di tabungan karena di lembaga syariah tidak ada yang namanya sistem bunga. Insya Allah tabunganny aman dan juga berkah.

8. Jaga Kesehatan


Terkadang kita sering berada di titik nyaman, kita merasa nyaman dengan keuangan yang ada dengan badan yang masih sehat, sehingga melupakan olahraga dan juga kita lupa untuk menjaga kesehatan. karena memang menjaga itu lebih sulit untuk kita aplikasikan, kita baru ketar-ketir ketika penyakit menyenrang kita. padahal jika penyakit sudah bersabat dengan manusia, maka alamat mengeluarkan uang banyak itu sudah pasti. So, lebih baik kita menjaga kesehatan terlebih dahulu dari pada berusaha untuk mengobati kemudian.

9. Melunasi hutang Anda tepat waktu


Perihal hutang memang sangat sensitif, apalagi jikalau kita banyak hutang di sana-sini meskipun sedikit. Sifat negatif manusia itu, ketika berhutang ia akan begitu memohon dan kemudian ketika jadwal membayar malah si pemberi hutang yang memohon. Jangan sampai kita termasuk dalam orang-orang yang memiliki sifat seperti ini. Jika kita menginginkan keuangan yang berkah, maka jika berhutang menjadilah ornag yang Amanah. Jika perlu, cukuplah kita hidup sederhana namun tidak ada hutang dimana-mana.

10. Menyimpan sebagian dari penghasilan Anda setiap bulan (Sediakan dana tak terduga)


Dana tak terduga sering kali membuat kita memutar otak untuk mencarinya, tiba--tiba saja motor kita hilang sementara kantor jauh. Atau tiba-tiba anak sakit, sementara tabungan tidak ada. sudah berusaha pinjam sana-sini belum dapat. Tentu kita akan merasa menjadi manusia yang paling menyedihkan. Sebelum kejadian seperti ini terjadi, marilah kita mulai untuk menyisihkan dana tak terduga yang sewaktu-waktu kita butuhkan. 

Oke Moms, sebenarnya 10 Cara ini juga merupakan nasihat untuk diri saya secara pribadi agar bisa mulai belajar untuk memanagement keuangan dalam rumah tangga. Karena terkadang, meski pemasukan banyak, ketika tidak ditempatkan pada tempatnya, maka pada akhir bulan bisa terjadi Nol rupiah bahkan malah minus. hihi..Semoga bermanfaat...

Gubuk Rimis Sarjana

Thursday, March 22, 2018

Oleh Mira Kaizen

Dulu, rupamu menawan lagi bijaksana
Ragamu gagah siap siaga
Tenagamu  tangguh bertimbun talenta
Tangan menjadi palu sebagai bukti perkasamu
Dengan tumpukan kayu kau ciptakan surga

Dulu, bambu menjulang kau sulap bilah
Pohon mencakar lagi besar kau jadikan papan
Padang ilalang sekejap berubah peneduh
Diri yang kecil hanya gaduh penuh ricuh

Kau bangun semua impian dengan harapan
Kau hadiahkan mahligai yang menjadi surgaku dan ibu
Dinding  yang rapi, lantai yang tebal  lagi  terbentang pelindung 
Lelahmu cukuplah menjadi alasan cinta yang sempurna

Di pondok….
Ibu setia siapkan sepiring nasi dengan dua cabe
Cukup seikat bayam dan rebusan kacang
Bercucurlah keringat tanda terbayarnya perlawanan dengan rupiah
Payah benar kau hadapi putaran liku

Kini, puluhan tahun lalu menjadi kenangan
Istana nan indah laksana surga, runtuh bagai raga tengah melepuh
Pudar bak pesona di tengah  gulita
Dan tangguh tak lagi temani muda

Sementara…..
Sarjanaku belum mampu bangun gubuk rimis untukmu

Bengkulu, Maret 2018


Sudah Benarkah Penggunaan Vacum Cleanermu? Yuk Simak Caranya Di Bawah Ini

Wednesday, March 21, 2018

Apakah Kamu Sudah Menggunakan Vacuum Cleaner  Dengan Cara Yang Benar?
Membersihkan rumah menggunakan Vacuum Cleaner   memang mudah dan praktis, hampir semua orang dapat menggunakannya karena kita hanya perlu mendorong mulut penyedot ke area yang ingin di bersihkan. Namun banyak orang yang keliru dan salah saat menggunakan Vacuum Cleaner, hal ini tentu saja dapat mengakibatkan pembersihan tidak maksimal dan masih meninggalkan kotoran. jadi coba perhatikan cara menggunakan Vacuum Cleaner yang baik dan benar di bawah ini, agar kamu dapat membersihkan debu dan kotoran dengan maksimal menggunakan Vacuum Cleaner.

1. Menyedot Debu Dengan Dua Arah

Biasanya untuk mempercepat proses kebersihan banyak beberapa orang yang menggunakan Vacuum Cleaner dengan cara satu arah. Hal tersebut memang terbukti cepat dalam pengerjaannya tetapi tidak dapat membersihkan dengan maksimal, kecuali kamu memiliki Vacuum Cleaner yang mampu memberikan daya sedot yang kuat.


2. Jangan Membiarkan Kantung Penyimpanan Over Kapasitas

Saat menggunakan Vacuum Cleaner coba sesekali mengecek kantung penyimpanan kotoran, jika sudah penuh segera buang isinya dan jangan di gunakan ketika kantung tersebut penuh. Hal tersebut dapat menyebabkan Vacuum Cleaner bekerja tidak maksimal, dan jika terus di biarkan akan menyebabkan mesin rusak dan Overheat.

3. Gunakan Vacuum Cleaner Secara Perlahan

Membersihkan debu dan kotoran menggunakan Vacuum Cleaner memang mudah namun harus di lakukan dengan benar. Kamu dapat membersihkan kotoran dan debu secara perlahan agar semua kotoran dan debu terangkat semua. Jika melakukan pembersihan dengan metode yang cepat hal tersebut dapat meninggalkan sisa-sisa kotoran yang tidak terangkat oleh Vacuum Cleaner.

4. Bersihkan Kotoran Dan Debu Hingga Sudut, Pojok Yang Sulit Dan Langit-langit

Biasanya kotoran dan debu akan sulit di bersihkan ketika sudah menempel di sudut-sudut yang sempit, hal ini sering kali menjadikan beberapa orang membiarkannya begitu saja padahal kuman dan penyakit bersarang di tempat seperti itu. Untuk mengatasinya kamu dapat menggunakan alat yang menyerupai paku kemudian korek bagian yang sulit dibersihkan, jika sudah terkorek kamu dapat menggunakan Vacuum Cleaner untuk membereskan sisanya.

Satu tempat lagi yang biasanya sering di lupakan saat bersih-bersih menggunakan Vacuum Cleaner yaitu langit-langit rumah. Langit-langit rumah biasanya di penuhi dengan jaring laba-laba halus yang menempel, jika terus di biarkan hal tersebut dapat menyebabkan debu menumpuk di jaring tersebut maka harus segera di bersihkan.

5. Bersihkan Peralatan rumah, Lantai dan Dinding Secara Rutin

Menggunakan Vacuum Cleaner jangan menunggu rumah kamu penuh debu dan kotoran, karena hal tersebut dapat membuat kamu repot dalam membersihkannya. Bersihkan rumah dengan Vacuum Cleaner secara rutin mulai dari sofa, karpet, dinding dan tempat lainya yang berpotensi menjadi sarang kotoran dan debu minimal 1 minggu 3x. Hal tersebut bertujuan agar rumah tetap bersih dan terawat tanpa perlu repot melakukan aktivitas kebersihan dengan kotoran dan debu yang menumpuk di rumah.

Membersihkan rumah dengan benar akan memberikan kenyamanan untuk kamu dan keluarga di rumah, terlebih lagi jika kamu memiliki anak kecil yang masih berumur balita atau bayi yang membutuhkan ruangan yang steril. Debu memang partikel yang kecil dan sulit dilihat dengan kasat mata, namun jika di biarkan akan menimbulkan berbagai macam penyakit seperti gangguan pernapasan dan gangguan kulit.

Kemudian jika ada anggota keluarga yang memiliki alergi terhadap debu, hal itu dapat merepotkan jika di dalam rumah masih terdapat debu yang menempel jadi bersihkan rumah menggunakan Vacuum Cleaner dengan baik dan benar.

Temukan Hal Ini di Family Gathering

Sunday, March 4, 2018
 
http://outboundpuncakbogor.blogspot.co.id

Family gathering sendiri merupakan kegiatan kumpul bersama yang diselenggarakan oleh perusahaan/lembaga/Instansi tempat kita bekerja. Dalam kegiatan kita bisa secara bebas untuk membuat Konsep seperti apa yang akan kita lakukan bersama. Bisa berupa game secara personal ataupun secara kelompok, bisa juga di kombinasi dengan acara hiburan dengan cara pentas seni ataupun diakhiri dengan doa dan makan bersama disuatu tempat yang sudah kita tentukan.

Konsep setiap acara di berbagai instansi tentu berbeda-beda, tergantung kesepakatan bersama disaat awal kita akan mulai melakukan agenda Family Gathering.
 
Adapun tujuan dari Family Gathering ini adalah:

1. Sebagai Sarana Refresing


Sebagai seorang karyawan yang bekerja sering kali dikejar deadline dan ditekan oleh pimpinan, tentu kita sebagai manusia normal merasakan beban pikiran yang beragam. Terkadang kita mulai merasa bosan, jenuh, capek, sakit dan lain sebagainya. Belum lagi ada diantara kita yang mempunyai konflik dengan rekan kerja ataupun pimpinan. Family Gathering ini hadir untuk membuang sebuah perasaan kurang menyenangkan di lingkungan kerja dan mampu menjadi sarana refresing kita bersama keluarga kantor dan keluarga kecil kita. Karena lingkungan kerja itu ibarat rumah kedua kita. jika kita tidak merasa enjoy dengan lingkungan kerja kita, maka dapat dipastikan kita tidak akan mampu bertahan lama di tempat kita kerja tersebut.

2. Keakraban Keluarga Besar Suatu Instansi


Karena lingkungan kerja ini merupakan rumah kedua kita, tentu saja kita harus mendekatkan diri keluarga kecil kita dengan keluarga besar di tempat kita bekerja. Dengan adanya Family Gathering, minimal rekan-rekan kita dapat mengenal dan bahkan saling bersilaturrahmi dengan keluarga kita dirumah tangga. Sehingga terjadinya interaksi saling mengenal antara keluarga pribadi dan keluarga di lingkungan kerja. Manfaat lainnya jika kita pimpinan adalah kita bisa mengetahui dan mengenal semua keluarga dari karyawan kita. sehingga ada pepatah mengatakan "tak kenal maka tak sayang", jika kita sudah saling mengenal maka akan timbul rasa saling memperhatikan dan saling membantu dalam kehidupan kita.

3. Memperbaiki Konflik yang Pernah Ada Pada Rekan Kerja

Konflik antar karyawan memang sering kali timbul, karena perbedaan pendapat dan pemahaman. tak jarang juga konflik ini berkelanjutan dalam jangka waktu yang lama, yang sering kali mengakibatkan menurunkan kinerja kita. apalagi ada orang-orang yang pandai sekali bersilat lidah dan mengadu-domba dalam dunia kerja. Sering kali adanya rekan kerja yang bermuka dua atau main sikut-sana sikut sini hanya untuk menjatuhkan rekan kerjanya. Saya rasa perihal ini bukan hal yang tabu lagi, melainkan sudah terbiasa terjadi di instansi-instansi jaman now. hihi

Dengan adanya Family Gathering diharapkan semua permasalahan-permasalahan kecil maupun besar di lingkungan kerja mampu diminimalisir atau bahkan dihilangkan, sehingga akan mempererat hubungan antar karyawan.

4. Mempersolid team Work antar Karyawan

Dengan kopnsep Family Gathering yang sudah kita siapkan dengan matang, tentu akan memberikan efek positif untuk karyawan. Misalnya saja kita mempersiapkan berbagai game yang melibatkan team dalam setiap kelompok Family Gathering. Dalam pelaksaannya ini akan timbul dan terlihat serta terciptalah kesolidan tim kerja dalam mencari solusi bersama untuk menyelesaikan game motivasi tersebut.

Auto Post Signature