Thursday, November 30, 2017

ALFAMART CLASS, LAB MANAGEMEN RETAIL SMKN 1 BENGKLULU



Pada Rabu, 29 November 2017 lalu telah dilaksanakan sebuah kegiatan Penandatangan Kerja Sama Program Pendidikan Manageman Retail  oleh Kepala Sekolah SMKN 1 Bengkulu dengan Bapak Solihin sebagai  Corporate Affairs Director Alfamart dan didampingi langsung oleh Bapak Plt Gubernur Bengkulu, Bapak Rohidin Mersyah. 

Pada kegiatan tersebut dihadiri oleh  Plt GUbernur, Kepala Dinas - Kepala Dinas,  Kepala  Sekolah SMK-SMA, Komite Sekolah, Bapak Camat, Bapak  Lurah,  Media Massa, Seluruh Wali Murid dan Warga SMKN 1 Kota Bengkulu.

Ini kerja sama pertama di Provinsi Bengkulu, program Alfamart Class ini diawali dengan  kebutuhan utama kita yang tidak terpenuhi oleh para lulusan SMK. Sehingga Alfamart merasa perlu melakukan suatu ilmu dan pengetahuan dalam bentuk panduan dunia bisnis, dalam hal ini  adalah dunia retail.
Penandatangan Kerja Sama Program Pendidikan Managemen Retail oleh Bapak Solihin dan Kepala Sekolah SMKN 1 disaksikan oleh Plt Gubernur Bengkulu

Pada kesempatan bertemu Bapak Gubernur Bengkulu saat itu, Bapak Solihin mengucapkan Terima kasih kepada Pemerintah Provinsi Bengkulu yang telah memberikan dukungan  dalam  memfasilitasi kurikulum Alfamart Class di SMKN 1. Baru-baru ini juga  Alfamart sudah meresmikan Alfamart di Filipina dan Alfamart  telah mempunyai  lebih dari  14.000 diseluruh Indonesia dan  29,5% Alfamart  dapat  dimiliki dan dinikmati oleh masyarakat luas.

Alfamart Class ini adalah sebuah toko yang berbentuk Labolatorium dimana anak didik akan melakukann implementasi langsung terhadap retail-retail dan diharapkan bagaimana anak didik bisa menjadi wirausaha bukan hanya sekedar  konsumen saja.

Sebagai perusahaan yang hadir di tengah masyarakat, PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (Alfamart) menjalankan program tanggung jawab sosial berkelanjutan, salah satunya melalui program pendidikan ritel bagi siswa SMK, Alfamart Class.

Melalui program tersebut, Alfamart bekerja sama dengan SMK yang memiliki jurusan bisnis atau manajemen pemasaran. Perusahaan melakukan sinkronisasi kurikulum pendidikan ritel, memberikan pelatihan kepada tenaga pengajar dan siswa. Selain itu, perusahaan juga menghibahkan Laboratorium Ritel sebagai media praktik belajar siswa di sekolah.

“Program yang telah berjalan sejak 2011 ini, diharapkan dapat menciptakan lulusan SMK yang memiliki daya saing tinggi, terampil, dan siap bekerja di lingkungan perusahaan. Khususnya di industri ritel, dengan berbagai kompetensi yang telah dimiliki,” ujar Corporate Affair Director Alfamart, Solihin.

Solihin menambahkan, Alfamart Class merupakan salah satu upaya perusahaan dalam menciptakan keselarasan program pendidikan dengan kebutuhan industri ritel melalui transfer knowledge dan praktik pembelajaran yang komprehensif.

“Kebutuhan tenaga kerja di industri ritel terbilang besar. Setiap tahunnya, tim operasional Alfamart banyak menerima lulusan dari jenjang pendidikan SMA/SMK,” papar Solihin.

Oleh karena itu, sambungnya, program ini bisa menjadi solusi yang menguntungkan bagi berbagai pihak. “Di satu sisi kami membantu menyediakan lapangan kerja bagi lulusan SMK, di sisi lain kami juga mendapat tenaga kerja yang kompeten dan mampu menjawab kebutuhan perusahaan,” tuturnya.

“Kami membekali siswa dengan berbagai kompetensi seperti pengetahuan produk, transaksi dan administrasi penjualan, persediaan produk, prosedur kerja, kerja sama tim, hingga pelayanan pelanggan,” terangnya.

Saat ini, program pendidikan ritel Alfamart Class telah diimplementasikan di 189 SMK yang tersebar di Indonesia, ini yang pertama di Bengkulu. Sampai akhir 2017, perusahaan menargetkan ada kerjasama dengan 46 SMK di Tanah Air.

Pada kegiatan penandatangan kerja sama tersebut, Kepala sekolah SMKN 1 Kota Bengkulu mengucapkan Terima kasih kepada Bapak Sholihin yang telah menunjuk SMKN 1,  sebagai penerima dana CSR senilai 100 juta dalam bentuk barang dan desain toko.  Alfamart class ini akan dikelolah oleh 35 siswa yang lulus seleksi dari  jurusan pemasaran, yang nantinya  setelah tamat akan diterima bekerja di Alfamart dan langsung pada level 2.  Karena Hal ini dapat menjadi salah satu solusi dalam mengurangi pengangguran di Kota Bengkulu.
 

Pada acara lounching Alfamart Class saat itu, juga menghadirkan bapak ibu wali murid dengan Tujuan bapak ibu wali murid dan semua yang hadir dalam undangan dapat mendukung program Alfamart Class, dan Alfamart Class ini nantinya yang akan menampung tamatan-tamatan SMK. Insya Allah di Alfamart Class akan mendapatkan harga yang murah.



Bapak Plt Gubernur Bengkulu terlihat sangat antusias dalam menyambut bentuk kerja sama seperti ini, beliau juga sangat berharap nantinya bukan hanya sekedar produk-produk yang familiar saya yang tersedia di Alfamart Class tersebut, melainkan juga memfasilitasi untuk produk-produk hasil daerah Kota Bengkulu untuk dapat masuk dalam Toko Alfamart Class.  Sehingga nilai keaerahan dalam bentuk perdagangan ini dapat dirasakan oleh para pengusaha-pengusaha Bengkulu.

Pada akhir acara tersebut, Gubernur Bengkulu langsung mendampingi Kepala Sekolah SMKN 1 Bengkulu untuk menggunting pita pertama Alfamart Class, yang juga Gubernur Bengkulu menjadi pembeli pertama selanjutnya juga para Pejabat Daerah yang hadir pada acara tersebut.


1 comment:

  1. wah seru neh, kapan mampir ke Alfamart ini lagi ya mbak? mau belanja kalau ada promo aja tapi hehehehe

    ReplyDelete

Terima kasih sudah berkunjung dan berkomentar di Blog saya, jangan lupa kembali kesini lagi ya.

Blogger Perempuan

Blogger Perempuan

Blogger Bengkulu

b
>

Kumpulan Emak Blogger