Sunday, September 10, 2017

FORT MARLBOROUGH TEMPO DOELOE DAN KEKINIAN


Miniatur Bangunan Fort Marlborough

Pada pembahasan kali ini, bertepatan dengan diadakannya Event Jejak Warisan Budaya Bengkulu 2017 yang mengangkat mengenai Warisan Budaya yang ada di Bengkulu, berlangsung atas kerjasama Pemprov Bengkulu, Media Center Bengkulu dan Balai Pelestarian Cagar Budaya Jambi selalu Induk BPCB yang ada di Sumatera. Maka saya sebagai orang yang mencintai Budaya Daerah yang ada di Bengkulu, akan berbagi mengenai sejarah Fort marborough Bengkulu Tempo Doeloe dan Saat ini. Karena tak lengkap rasanya jika kita Traveling ke Bengkulu tapi tidak mengunjungi Fort Marlborough yang satu ini. Oke, sebelum kita menikmati keindahan Pantai Bengkulu dari atas Benteng Marlborough dan selfie-selfie dengan angle yang cantik, kita simak dulu yuk sejarah Fort Marlborough dari masa Penjajahan hingga sampai ketangan Rakyat Bengkulu.

FORT MARLBOROUGH TEMPO DOELO




Benteng Marlborough (Fort Marlborough) merupakan bangunan untuk melindungi diri dan bertahan dari bencana alam dan gangguan manusia. Pembangunan Fort Marlborough  berlangsung selama lima tahun,  menempati lahan seluas 44.100,5m3, panjang 240,5 m dan lebar 170,5 m. Pembangunan benteng dilakukan beberapa tahap, tahap pertama diawali Joseph Collet, tahap kedua diruang lainnya dilanjutkan oleh tiga Deputi Gubernur pengganti Collet.
Pada tahun 1712-1714 Collet membangun dinding Benteng, gerbang utama, blok hunian, anjungan senjata dan bastion. Tahap berikutnya pembangunan  pagar keliling, pintu masuk, blok hunian dari kayu, kantor, hunian untuk akuntan, dokter, dan pekerja dibagian tenggara, gudang mesiu di bagian Utara, sarana bendera dibagian Timur, ruang masak dan blok hunian untuk perwira muda.
Desain Awal Fort Marlborough Tahun 1799
Pada tahun 1716-1718 pembangunan dilanjutkan oleh Thiophilus Shyllinge (1716-1717), Richard Farmer (1717-1718), dan Thomas Cooke (1718). Laporan terakhir Thomas cooke menuliskan renovasi Fort Marlborough pagar benteng dari tanah dan parit pertahanan sekitar 15 kaki sudah selesai pembangunannya.
Karakteristik Bentuk bangunan Fort Marlborough.
•    LANTAI
Lantai Benteng terbuat dari marmer hitam yang masih memperlihatkan sisa-sisa molusca pada permukaannya. Marmer ini khusus didatangkan dari Madras, India.

•    DINDING
Dinding benteng memiliki ketebalan yang berbeda antara bagian luar dan dalam. Material berupa campuran kapur, pasir dan susunan bata.

•    ATAP
Atap benteng berbentuk datar merupakan ciri khas struktur atap iklim Eropa, sementara struktur atap limasan akultural desain Barat dan Timur. Sementara genteng atap berasal dari luar Palembang dan Batavia.


SEJARAH PERJUANGAN FORT MARLBOROUGH HINGGA MENJADI MILIK RI

Alur For Marlborough dikuasai Bangsa Asing

FORT MARLBOROUGH DIBUAT OLEH INGGRIS

Benteng Marlborough adalah warisan peninggalan Pemerintah Inggris pada saat menguasai daerah Bengkulu. Nama Marlborough sendiri diambil dari nama bangsawan Penjajah Inggris yang bernama lengkap Duke Of Marlborough. Alasan Inggris masuk ke Indonesia tak lain karena adanya kekayaan rempah-rempah, cengkeh, dammar, pala dan hasil bumi lain di Nusantara yang menjadi daya tarik bangsa Eropa untuk mendatangi Negeri ini. Dimulainya dengan monopoli dagang lada oleh Belanda pada tahun 1659 di daerah kekuasaannya. Memberikan dampak buruk bagi kompeni Inggris (EIC) EAST Indian Company  kemudian mencari tempat jajahan lain, dan akhirnya sampai di muara Sungai Bengkulu pada 24 Juni 1685 dimana daerah ini merupakan daerah penghasil Lada. Setelah negosiasi dengan penguasa lokal saat itu, kompeni Inggris bermukim di daerah muara Sungai Serut Bengkulu dan mendirikan Fort York.

Sejak tahun 1714-1824, Fort Marlborough menjadi pusat kekuasaan Inggris. Namun demikian, karena keangkuhan para pemimpin Inggris, rakyat melakukan beberapa kali perlawanan terang-terangan terhadap Inggris. Setelah Bengkulu dikuasai Inggris, Benteng sempat dikuasai Prancis sampai beberapa waktu.

SEMPAT DIJAJAH PRANCIS

Selain adanya serangan dari dalam Benteng, Fort Marlborough juga mendapat serangan dari luar, pada tahun 1760 terjadi penyerangan terhadap benteng Marlborough oleh dua buah kapal Prancis dibawah pimpinan Comte d’Estaing dengan 500 orang awaknya. Setelah ada perjanjian antara Pemerintah Prancis dan Inggris di Prancis pada tahun 1763 pihak Prancis membantu memperbaiki kerusakan dan mengembalikan kepada pihak Inggris. Sehingga Fort Marborough sempat kembali lagi ketangan Inggris. Namun tidak lama kemudian, Bentang berhasil dikuasai oleh Belanda.

FORT MARLBOROUGH JATUH KETANGAN BELANDA


Pada tanggal 17 Maret 1824, perjanjian antara kerajaan Inggris dan kerajaan Belanda tentang wilayah dan perdagangan di Hindia Timur di tandatangani di London dan kemudian barulah Belanda mulai menduduki Bengkulu.

Traktat London merupakan perjanjian kerajaan Inggris dengan kerajaan Belanda pada 17 Maret 1824 di London. Perjanjian terebut dibuat untuk menyelesaikan sengketa yang timbul dari pelaksanaan perjanjian Anglo-Belanda (1814). Setelah perjanjian London, Belanda kembali ke Bencoolen, menguasai wilayah ini termasuk Fort Marborough. Data sejarah lebih banyak menjelaskan kehadiran Belanda dengan paraturan yang diterapkan kepada penduduk lokal. Kebijakan Belanda inilah yang menyebabkan pergerakan rakyak Bencoolen termasuk penyerangan rakyat Bencoolen terhadap Benteng. Pada masa Belanda, Fort Marborough berfungsi sebagai pusat penimbunan rempah sekaligus Benteng Pertahanan. Setelah Fort Marlborough dikuasai oleh Belanda, kemudian Japang mampu mengambil alih daerah kekuasaan terhadap Benteng Pertahanan ini.

FORT MARLBOROUGH DIKUASAI JEPANG


Pengenalan Bengkulu oleh Jepang telah lama dimulai sebelum kedatangan pada 24 Februari 1942. Banyak mata-mata Jepang yang menyamar menjadi pedagang di Bengkulu. Penyerangan Jepang ke Bengkulu nyaris tanpa hambatan dan perlawanan. Belanda menyatakan kalah, serah terima kekuassan antara Belanda yang diwakili oleh Residen Groenneveld dengan Koloneal Kengki mewakili Jepang dilakukan di Hotel Centrum.

Jalannya pemerintahan di Bengkulu pada masa Jepang hampir tidak jauh beda dengan Belanda. Rakyat Bengkulu dipaksa kerja Romusa membangun Bunker Jaga untuk kepentingan pertahanan dari serangan balik Belanda dan Sekutu.

Pada umumnya bentuk Bunker pertahanan Jepang berbahan semen dengan campuran batu kerikil, dengan ketebalan dinding rata-rata 25-39 cm, berbentuk persegi maupun bulat, dimana bagian kaki dan badan Bunker tertanam di dalam tanah dan hanya bagian lubang pengintai dan atap yang muncul di permukaan tanah. Fugsi utama Bunker Jaga ini sebagai pos pengintai sekaligus Bunker Petahanan dari serangan darat maupun serangan udara.

Pada tahun 1943 Jepang mengalami kekalahan di Samudera Pasifik. Tanggal 6 Agustus 1945 Kota Hirosima dan Nagasaki dibom Atom oleh Amerika. Pada tanggal 14 Agustus Jepang menyerah tanpa syarat. Kekalahan ini membuat Jepang menjadi lemah. Sejak tanggal 15 Agustus 1945 kapal-kapal perang Jepang mulai meninggalkan Bengkulu.

FORT MARLBOROUGH RESMI MILIK BENGKULU (MASA KEMERDEKAAN)

Setelah Jepang menyerah kepada sekutu, Indonesia memproklamasikan kemerdekaan pada tanggal 17 Agustus 1945.  Setelah Indonesia merdeka, Benteng Marlborough difungsikan sebagai fasilitas Lembaga Pemerintahan. Pada tahun 1945-1949, Digunakan sebagai Markas Polri. Namun Pada tahun 1949 Fort Marlborough dikuasai kembali oleh Belanda. Pada tahun 1949-1983 dapat digunakan kembali oleh Rapublik Indonesia dan digunakan sebagai Markas TNI-AD, KODIM 0407. Tahun 1983-1984 Benteng dipugar oleh Pemerintah melalui Departemen Pendidikan dan Kebudayaan. Dan akhirnya pada tahun 2004, Fort marborough ditetapkan sebagai Cagar Budaya oleh Kemenbudpar.

FORT MARLBOROUGH  KEKINIAN


http://www.alesha.asia
Sebagai masyarakat Indonesia terkhususnya Bengkulu, kita semestinya harus banyak-banyak bersyukur atas semua Rahmat Tuhan yang telah memberikan Kemerdekaan kepada Negara kita. Dan juga kita harus bisa menjaga Warisan Budaya Bengkulu sebagai bentuk menghargai perjuangan para Pahlawan-pahlawan kita.

Dibandingkan dengan kondisi kenyamanan Fort Marlborough Tempo Doeloe dengan kekinian, sungguh terlihat sekali dan dapat kita rasakan. Jika dahulu masyarakat disibukkan dengan peperangan merebut kekuasaan, sementara kita saat ini sudah bisa menikmati Benteng Marlborough sebagai Destinasi Wisata Bengkulu yang sangat Indah. Letak Fort Marborough yang sedikit bukit membuat kita dapat memandangi Pantai Bengkulu dari atas.

Saat ini Fort marbhorough menjadi Objek Utama wisatawan Lokal ataupun Asing dalam berwisata ke Bengkulu karena letaknya yang strategis. Karena jika kita sudah berada di Benteng ini, sudah pasti kita sudah bisa menikmati keindahan alam Pantai Tapak Paderi dan keindahan Kota Bengkulu. Bila kita bukan penduduk lokal, tidak perlu khawatir lagi karena hotel ataupun penginapan sudah banyak disekitar Benteng. Ditambah lagi sudah banyak tempat kuliner yang dapat kita pilih berdasarkan selera.

Untuk bisa berkeliling ke dalam Fort marborough kita cukup membayar Rp. 5.000, dan sudah puas masuk untuk melihat-lihat peninggalan-peninggalan dan sejarah yang ada di dalam Benteng Marlborough.

ADAPUN PENINGGALAN YANG ADA DI FORT MARLBOROUGH;





Contoh Bahan Pembuat Bangunan


Penjara Tahanan
https://www.tripadvisor.co.id
Makam Penjajah



HAL LAIN YANG DAPAT KITA NIKMATI DI FORT MARLBOROUGH;

Ruang Pamer

 
 

Ruang Audio Visual




Perpustakaan

http://www.dwiapurameity.com

RUTE PERJALANAN MENUJU FORT MARLBOROUGH
Untuk mempermudah akses perjalanan kamu menuju ke Fort Marborough, saya akan berikan  rute perjalanan ke Benteng Pertahanan ini.
Dari manapun kamu berasal, baik dari arah Curup, Utara, Selatan atau jalan lainnya. Tahap awal yang harus dilakukan adalah mencari pusat Kota yang bernama PRAPTO, kemudian jika sudah sampai Prapto, kamu ambil Alur arah jalan Pintu Batu, setelah itu kamu akan menemukan alun-alun View Tower Bengkulu yang ada di Kampung depan Polres Bengkulu. Jika sudah di depan Polres ini, kamu tetap lurus kemudian Belok Kanan. Nah, nanti kamu akan menemukan Gapura China, setelah itu kamu cukup lihat ke arah Kanan, disitulah letak Fort Marlborough Bengkulu. Untuk lebih mempermudah, ini saya berikan alur sederhana;


HAL YANG PERLU DILURUSKAN MENGENAI FORT MARLBOROUGH BENGKULU
Dikarenakan Benteng Marlborough ini merupakan peninggalan sejarah dari Bengkulu, maka banyak sekali dugaan-dugaan yang menyebar secara turun-temurun. Maka berdasarkan data yang disampaikan oleh Bapak Jhon sebagai pemandu wisata yang disiapkan oleh Media Center Pemprov Bengkulu bekerjasama dengan Balai Pelestarian Cagar Budaya Jambi pada 2 September 2017 lalu;
TEMPAT PENGASINGAN BUNG KARNO



Banyak orang beranggapan bahwa Bung Karno pernah di asingkan di Fort Marlborough. Perlu diketahui bahwa Bung Karno TIDAK PERNAH Diasingkan/dipenjara di Fort Marlborough. Melainkan, Bung Karno hanya di Panggil ke Benteng oleh Belanda karena Bung Karno adalah seorang Arsitek untuk merancang monument Pemerintahan Belanda terhadap Jerman.

Untuk menyikapi hal tersebut, maka Bung Karno dengan halus menumpukkan 3 buah batu diatas meja dan kemudian ditunjukkannyalah bahwa bentuk monument tersebut seperti itu. Mengapa Bung Karno tidak menggambarkan diatas kertas? Karena Bung Karno tidak mau terlibat banyak dan tidak mau meninggalkan bukti fisik terhadap Belanda.


TEROWONGAN TEMBUS KE PANTAI

Adanya informasi tentang adanya terowongan dari benteng yang bisa langsung sampai ke Tepi Pantai. Menanggapi informasi yang ini, maka dikatakan bahwa TIDAK PERNAH ADA terowongan yang bisa sampai ke Tepi Pantai. Melainkan adanya Terowongan rahasia yang bisa langsung keluar dari Benteng untuk menyelamatkan diri dari penyerangan dan juga dikarenakan pinggiran Benteng tersebut masih rawa dan sungai, maka juga telah disediakannya perahu sebagai alat penyelamat diri dari serangan musuh.

Kondisi Luar Fort Marlborough setelah Keluar dari Terowongan
BAHAN BANGUNAN DARI PUTIH TELUR
Ada juga yang mengatakan bahwa bangunan Benteng terbuat dari putih telur. Bangunan Fort Marlborough sama sekali BUKAN terbuat dari Putih Telur, melainkan dari Marmer Hitam yang masih memperlihatkan sisa-sisa molusca pada permukaannya. Marmer ini khusus didatangkan dari Madras, India. Dan juga Dinding Benteng terbuat dari Material berupa campuran kapur, pasir dan susunan bata.




Jika kamu menginginkan informasi lebih lengkap lagi mengenai Budaya Bengkulu, bisa juga kunjungi sosial media BPCB Jambi sebagai Badan Pelestarian Cagar Budaya yang ada di Sumatera.

Twitter: @cgarbudayajambi
Facebook: Cagar Budaya Jambi 

Instagram: cagarbudayaJambi

*Tulisan ini diikutsertakan dalam lomba blog #NulisSerempak #bloggerbengkulu dengan tema #WarisanSejarahBudayaBengkulu
Mari Kita Ceria Bersama Blogger Bengkulu
..CEKREK..











21 comments:

  1. Wah lengkap banget mba penjelasannya
    Makasih ya infonya

    ReplyDelete
  2. wah, jadi inggat belajar sejarah waktu SD, sekarang udah sering mengunjungi tempat wisata sejarah ini.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Aku malah wktu sekolah gk pernah kesini

      Delete
  3. Komplit...kita blm pernah jalan bareng kesitu y..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iy mbk, mau dong jalan bareng mbk. Hihi

      Delete
    2. Iy mbk, mau dong jalan bareng mbk. Hihi

      Delete
  4. Wuaaah lengkap bgt pnjelasannya mbak. Nice info mbak

    ReplyDelete
  5. Nah beruntung bisa baca artikel ini. Dugaan terkait Sukarno diasingkan ternyata tidak benar ya...
    Termasuk soal putih telur itu dan terowongan tembus pantai.

    Semoga sukses lombanya Mbak. Keren reportasenya :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya mbk okti, mksh mbk. ditunggu kunjungannya di Bengkulu

      Delete
  6. Sejarahnya lengkap banget mbak! Benteng Marlborough emang keren banget ya mbak.

    ReplyDelete
    Replies
    1. iy, emang keren Benteng Pertahanan di Bengkulu. Empat negara asing loh jadi rebutan.hihi

      Delete
  7. sering banget denger mitos" yg di atas. ternyata semua hnya hoax.. Alhamdulillah :)

    ReplyDelete
  8. Tulisannya bagus mbak dijadikan referensi untuk Ilmu Sejarah bagi Generasi Muda Bangsa ini...

    ReplyDelete
  9. wah baru ngeh saya kalo pernah Perancis pernah menguasai benteng ini yah, taun berapaan itu ya persisnya

    ReplyDelete
  10. peninggalan sejarah dalam bentengnya banyak ya mbak

    ReplyDelete

Terima kasih sudah berkunjung dan berkomentar di Blog saya, jangan lupa kembali kesini lagi ya.

Blogger Perempuan

Blogger Perempuan

Blogger Bengkulu

b
>

Kumpulan Emak Blogger