Top Social

HALAQAH CINTA, RAMADHAN TERAKHIR BERSAMA ORANG TERCINTA

Monday, June 12, 2017

Sebelum saya ngalor-ngidul panjang lebar, mari kita satukan persepsi dulu ya.

Kata halaqah berasal dari bahasa arab yaitu halaqah atau halqah yang berarti lingkaran. Kalimat halqah min al-nas  artinya kumpulan orang yang duduk.

Halaqah sendiri dikenal dalam berbagai istilah, ada yang menyebutnya dengan usrah (keluarga), karena metode halaqah ini lebih bersifat kekeluargaan.

Baiklah Fix kita satu persepsi mengenai pengertian Halaqah.

Ramadahan kali ini keluarga halaqah kami kehilangan salah satu senior terbaik yang selalu mengayoni kami selaku adik-adiknya. Beliau sosok muslimah lembut penuh kasih sayang, sosok Ibu yang Sholeha dekat dengan Al-Qur’an.  Pertama mendengar kabar duka itu seakan tak akan pernah percaya. Karena  2 minggu sebelumnya kami masih Halaqah dirumah beliau, satu minggu sebelumnya beliau masih datang Halaqah dengan kondisi hamil tua. Satu minggu kemudian, mendapat kabar beliau tak bisa lagi halaqah bersama kami. Innalillahiwainnailaihi rajiun.



Foto buka bersama tahun lalu, yunda kami mengenakan jilbab berwarna hijau



Ramadhan Tahun ini tanpa kehadiranmu

Setiap ramadhan tiba, kami selalu menyempatkan minimal satu kali untuk buka puasa bersama. Teringat sekali waktu itu beliau membuat Es Reinkarnasi.  Es reinkarnasi ialah es yang terbuat dari agar-agar panas yang kemudian langsung diberi batu es dan diaduk. Maka akan menghasilkan gelembung-gelembung agar dingin yang sangat nikmat untuk berbuka puasa. Aku sendiri sempat beberapa kali membuat minuman ini  dirumah.

Begini resep es reinkarnasi yang pernah beliau ajarkan;

Agar 1 bks
 
Gula 250 gram
Santan 250 gram
Air 3 gelas

Aduk rata sambil dipanaskan sampai mendidih, kemudian masukkan pasta pandan 1 sdt. 
Setelah kira-kira masak, matikan api.
Pecahkan es batu agak banyak sampai kecil-kecil di wadah besar
 
Masukkan agar panas yang sudah di angkat tadi
Kemudian aduk-aduk  sampai agar pecah menjadi kecil-kecil

Finally, Es Reinkarnasi siap ni dikmati.

Ya, begitulah resep es sederhana yang pernah beliau ajarkan kepada kami.Kini, kenangan hanyalah tinggal kenangan. Semua kenangan halaqah bersama beliau adalah kenangan terindah.  Beliau meninggal karena melahirkan anak keempat, Insya Allah Syahid bersama putrinya. Aamiin..



Kini keluarga halaqah kami berkurang satu, kehilangan orang yang tercinta memang sungguh menyedihkan. Tenyata Ramadhan tahun lalu Ramadhan terakhir bisa bersama beliau, tilawah 2 minggu sebelum ramadhan adalah tilawah terakhir yang bisa kami dengar dari lantunannya, merdu sekali. Sajian 3 minggu sebelum ramadhan adalah sajian terakhir yang ia sajikan untuk kami. Dan ternyata senyum satu minggu sebelum Ramadhan adalah senyum terakhir yang bisa beliau berikan untuk halaqah kami.


Yunda,,,
Rasanya baru kemarin aku memegang tanganmu dengan ceritaku
Dan engkau masih mampu membuatku mengerti dengan alasanmu
Meski aku bukan sahabatmu yang bisa dewasa membalas pencerahanmu
Bukan juga bagian keluargamu yang lebih dekat denganmu
Aku juga bukan orang terdekatmu yang setia menemani masa sulitmu
Aku hanyalah perempuan yang bertemu denganmu 3 tahun lalu dalam lingkaran halaqah.

Yunda….
Tangisanku takkan mampu kau dengarkan lagi, pun takkan mampu membuatmu kembali
Wajah-wajah kecil mujahidmu membuatku semakin merasa pilu
Biasanya kau datang halaqah dengan buah cintamu yang begitu sholeh
Kini, diusia  belia mereka akan bertanya kemana perginya Ummi?
Tak bisa kubayangkan apa yang dijawab Abinya
Aku hanya bisa berharap semoga Mujahidmu menjadi  buah hati hingga Surga

Yunda….
Terkadang akupun merasa belum terjaga, tak ku percaya engkau telah tiada
Kini hanya mampu mengingat  bayangan kenangan yang pernah tercipta
Takku bisa lagi walau hanya sekedar membalas salam dalam dekapan ukhuwah
Jika tangis mulai mengalir, hanya istigfar menjadi peredam
Jika rindu mulai melanda, hanya Rhobitoh menjadi penawar
Semoga kita bisa berkumpul dalam lingkaran halaqah lagi di Firdausnya Allah

Yunda…
Rasa sakit karena perjuanganmu  dalam melahirkan, membuat bidadari cemburu padamu
Kehilanganmu bagai jarum jam dengan cepat menggerakkan detik
Bagai buih yang begitu kilat dihapus air
Sekejap mata, suatu subuh telah mejadi kelabu

Yunda…
Ramadhan kali ini seperti tahun kemarin, kamipun buka bersama sembari tukar kado
Tahun lalu aku mendapat kado jilbab berwarna pink yang sering kupakai
Tahun ini aku mendapatkan jilbab hitam yang begitu indah
Teh Liza mendapat sebuah wadah minum kecil yang begitu mungil cocok sekali untuk bidadari kecilnya
Mbak Sukma mendapatkan jilbab segi empat berwarna biru, pas untuk karakternya
Fathonah mendapatkan Jilbab berwarna cokelat muda, aku yakin dia pasti cantik memakainya
Juzri mendapat kain panjang batik dengan desain yang begitu rapi
Mbk Ocha mendapat sebuah al-qur’an yang kutaksir berwarna maroon
Dan Murobby kita terlihat sangat cantik menantikan kehadiran Mujahidahnya

Namun…
Ramadhan ini tak lagi ku tamukan kado darimu
Karena Allah begitu sayang padamu, Dia berikan kado yang kami belum pasti didalamnya
Aku yakin, Allah telah memberikan kado Jannahnya untukmu
Kado paling indah dari semua kado di dunia, karena kau pergi bergelar Syuhadah

Selamat Jalan Yunda,
Uhibbukifillah

RAHASIA KAKAK

Saturday, June 10, 2017

Nostalgia Tulisan 2010

Awas…. Awas…. Awas…! Gue mau  tidur, luh ngapain dikamar gue?? Kamar luh ada. Minggir….!, sambil menarik  tangan Shella dan mendorongnya keluar kamar. “Iya….! Cuma sekedar kamar aja, Awas luh…..! Dasar kakak jelek n jahat”, omel Shella sambil keluar kamarnya.

“Biarin, hidup-hidup gue. Balas Justin,

Beginilah hubungan Shella dan Justin,  Adik- kakak ini tidak pernah akur. Selalu saja ada keributan dirumahnya, masalah kecil bisa jadi besar kalo udah berhubungan dengan dua makhluk ini.

“”Justin…! Shella….!, kalian ini kenapa sih bertengkar terus?, ibu pusing tau nggak  dengan tingkah kalian….! , sehari saja kalian damai? Omel ibu mereka.

“Nnnnnggaaaakkk……..! jawab Justin dan Shella  berbarengan.

Justin merupakan kakak Shella satu-satunya,  penampilannya kayak preman pasar, kalo baru liat kayak mau  makan orang. Justin tidak betah dirumah, pergi pagi pulang entah tak tahu kapan. Untung-untung masih ingat pulang. Ibu dan Shella sama sekali nggak tahu apa yang dia kerjakan,  bagi Shella,  Justin bukanlah kakaknya yang baik.  Dia selalu  memarahi dan memerintahkan Shella. Tak heran jika shella benci banget sama Justin.
Entah kenapa hari ini dia pulang, belum beberapa menit Justin sampai dirumah. Benar, shella  udah dapat celoteh yang nggak jelas banget menurut shella.  Pagi-pagi. Shella udah dapat usiran Justin.

“Beuuuhh…, gue sumpahin luh nggak selamat”.  Tegas shella.

****

Mereka hidup  berempat, Justin, shella, Ibu n adik  laki-lakinya Berry. Sejak Berry berumur 8 Tahun, Ayahnya  meninggal karena sakit. Jadi mereka hanya hidup berempat saja. Si Justin  tak bisa diharapkan untuk menjadi kepala keluarga, pulang aja jarang. Untung mereka mempunyai seorang ibu yang kuat  n tegar.  Shella n berry sangat menyayangi ibunya.

“Shella,  Cuciin baju gue…!” Perintah Justin.

“Malas banget gue cuci baju luh…! Cuci aja ndiri..!”, balas Shella dengan nada keras

“Eh, luh itu adik gue, mesti nurut ama gue..!

“Sejak kapan gue punya kakak kayak luh? Gue nggak pernah tahu kalo gue punya kakak…! Setahu gue yang sering dirumah, hanya Gue, Berry n Ibu”, ngerti loh.

“Terserah loh  aja, mau nganggap gue apa…?”,  tegas Justin sambil pergi meninggalkan Shella yang sedang berada di kamar mandi.

“Ni baju kotor banget? Jelek lagi, mana robek. Kasian juga ni orang, jangan-jangan nggak punya baju, seperti udah lima  hari nggak  pernah dicuci, apa she yang sering di kerjakan dia? Apa nyuri ya? Kemudian ketahuan warga, terus di  kejar, gak tau ah…??? Mungkin aja…!gue cuciin aja  dech…siapa tahu dia jadi baik nanti ama gue!”, bisik Shella sedirian di kamar mandi.

Mencuci baju Justin, tidak membuat sikap Justin berubah terhadap  Shella.  Justin tetap saja selalu memerintahkan Shella sesuka hatinya.  Tapi, walaupun  dia  super menyeramkan, kamarnya  sangat rapi dan tersusun, itu yang menyebabkan Shella betah berada dikamar Justin. Berbeda dengan kamar Shella, yang selalu saja berantakan.

“gue mau pergi lagi, bilangin sama Ibu n Berry….!” Ketus Justin

“Pergi aja, nggak pulang juga nggak papa..!” jawab Shella

 Seperti biasa dengan penampilan yang menyeramkan, Justin membuka pintu rumah dan kemudian pergi.  Shella memerhatikan tingkah kakaknya itu.

 “Persis kayak   preman”, pikir shella.

Shella segera  diam-diam mengikuti  Justin,  soalnya shella sangat penasaran  dengan pekerjaan yang dilakukan oleh Justin. Tak berapa lama, benar dugaan Shella. Justin  menuju orang-orang yang sama seperti dia, di perempatan jalan   sekitar 10 meter dari pangkalan Bus menuju Bengkulu-Jakarta.

“Pasti, kakak gue sengaja nunggu disana buat ngintai bus-bus yang akan pergi?”, Bisik Sella dari kejauhan di balik sebuah WC tua di daerah itu.

Justin dan kawan-kawannya segera mendekati bus-bus yang segera  berangkat, benar….! Justin mulai  meminta uang kepada semua orang  yang berada dalam bus itu.

“Astagfirullahalazim…!”  Ucap shella.

“kanapa kakak gue jadi begini?”

Semenjak ayahnya meninggal, sikap Justin jadi begitu. Jarang dirumah, penampilan amburadul. Jarang memerhatikan ibu dan adik-adiknya, yah…dia  lebih persis kalo  dibilang anak terlantar.

****

Lima hari setelah pengintaian itu,   seperti biasa Justin pulang. Sekarang Shella sudah tidak lagi tidur dikamarnya. Shella sudah sangat muak dengan sikap Justin.

“Shella…! Cuciin baju gue…!” Printah Justin lagi.

Shella  pura-pura nggak dengar  dengan suara kakaknya, dia tetap melakukan aktivitasnya.

“Shella….! Kalo gue bilang cuciin, ya cuciin…!

“Kalo gue bilang enggak, ya enggak…..!jawab shella dengan nada keras juga.

Justin terdiam mendengar kata-kata Shella,  kemudian mengambil bajunya dan mencucinya sendiri.
Walaupun  Justin sering memerintah dan  ngomel-ngomel nggak jelas,  tapi dia tak pernah  menyakiti  fisik adik dan ibunya. 
Siang itu Justin tidak lagi memerintahkan  Shella, dia lebih banyak  berdiam dikamar.  Wajahnya  kelihatan  tidak  seperti biasa, lebih   lusuh. Shella  merasa aneh dengan sikap kakaknya.

“Apa mungkin  dia tersinggung dengan perkataan gue tadi?” piker Shella

“Enggak tau ah…!”

Sehari setelah itu, Justin pergi lagi.

“Shella, kakak pergi, Jaga Ibu……! Ketus Justin

Anehnya Justin kalau mau pergi pasti titip pesan tuk ibu.

 “Sebenarnya dia baik juga”, pikir Shella.

Pagi itu shella tidak  mengikuti Justin,   dia tetap  mengerjakan  activitasnya  tanpa memperdulikan  ucapan kakaknya itu. Itu hal biasa menurut shella,  lima hari kemudian juga pulang.

Setelah lima hari, Shella  kembali tidur dikamarnya.  Karena takut  dapat usiran lagi dari Justin. Udah kebiasaan Justin setelah lima hari pergi, pulang.
Sampai siangpun Justin belum pulang, diam-diam shella dan ibu menantikan kepulangan kakaknya itu.  Berlanjut sampai sore, masih belum pulang juga. Dua hari juga belum pulang, suasana dirumah Shella mulai  sedikit cemas.  Pasalnya  selama beberapa tahun,  Justin pulang setelah lima hari. Tapi sekarang udah 7 hari  belum pulang.  Sampai dua minggu Justin juga belum pulang.

“Apa mungkin Kakak sengaja meninggalkan kita buk?”, Tanya Shella sambil memandang ibunya.

Ibu  shella hanya diam,  dan tersenyum tipis.
Shella mengajak ibunya untuk mencari tahu  ketempat Justin sering  mangkal. Dimana lagi kalau bukan di perempatan jalan dekat  loket bus Bengkulu-jakarta.
Setelah sampai disana, Shella tak menemukan ada sosok Justin. Hanya ada 2 orang yang penampilannya  semacam dengan Justin.  Shella dan ibunya segera menghampiri kedua pemuda itu.

“Nak, kenal sama Justin..! Tanya Ibu Shella

“Justin yang meninggal karena  kecelakaan  setengah bulan lalu?”, jawab  pemuda itu dengan sedikit  cuek.

“apa? Meninggal? Sambung Shella

“Iya,  dua minggu yang lalu bus yang sering dinaiki Justin mengalami kecelakaan. Kemudian jatuh  kejurang. Semua penumpang  tidak ada yang bisa diselamatkan” jelas pemuda tadi.

Ibu shella mulai melemas,  shella langsung memeluk ibunya.

“tidak mungkin buuuuk…! Kakak belum meninggal….! Sesal Shella

“Ibu, Shella, doakan saja Justin!  Ketahuilah, Dia sangat menyayangi kalian,  kalianlah  penyemangatnya jika bekerja. Justin sempat cerita  tentang ibu dan Shella kepada kami. Justin bekerja sebagai keneck di bus itu.  Justin sangatlah mencintai kalian,  dia ingin kalian  bahagia.

Shella dan ibu terdiam mendengar penjelasan pemuda itu,

“kakaaaaaaaaak….. “Jerit Shella

“Engkau kakakku….. aku juga menyayangimu…..!

“Kenapa engkau pergi….?”

“Aku selalu merasa sepi jika kau pergi kerja, aku selalu rindu dengan  perintah dan omelan mu, aku selalu menantikan kepulangmu. Beberapa hari ini kenapa kau tak pulang? , kakak tahu, mengapa aku terus tidur dikamar kakak? Itu karena aku merindukan kakak.  Kakak tahu mengapa aku tak mau mencuci baju kakak? Itu karena aku ingin bicara dengan kakak.  Kakak tahu mengapa aku tak  menganggap mu kakak? Itu karena aku menganggapmu sebagai  malaikatku bukan sekedar kakak. Aku tahu kakak sangat sayang pada kami dari kata-kata kakak yang tak pernah ketinggalan tuk menjaga ibu.

“Kak, kami tak pernah minta lebih dari kakak kecuali kakak pulang setelah 5 hari”, tapi kemaren kakak tak pulang, Ibu cemas, Shella cemas dan berry juga cemas kak,  kami semua sayang sama kakak”, sesal Shella.

Ibu dan Shella segera pulang dengan wajah yang super lusuh.  Kembali shella menempati kamar kakaknya tercinta. Kamar itu begitu rapi, sengaja dirapikan Justin tuk adiknya  tidur disana.  Shella memeriksa seluruh sisi kamar Justin, dia menemukan  segerumbulan surat  Justin untuk Shella, Ibu dan Berry.    sebelum berangkat kerja Justin selalu meninggalkan sebuah surat untuk ibu dan kedua adiknya. Tapi,  tidak dia berikan. Hanya disimpan didalam sebuah laci yang ada dikamarnya. Shella membaca salah satu surat dari laci itu:
Toek Shella, adikku sayang

Shella,………

Pagi ini kakak memerintahkanmu lagi untuk mencuci baju kakak. Tapi, kali ini kamu tak mau mencuci baju kakak. Sepertinya hari ini  bakal menjadi hari buruk kakak. Karena tak disentuh  oleh tangan adik yang sangat kakak sayangi.  Kamu tahu kenapa? Itu karena kakak ingin selalu bekerja dengan  menggunakan baju dari tanganmu dan lipatan Ibu, biar dapat semangat baru dari kalian.

Kamu tahu kenapa kakak melarangmu tidur dikamar kakak? Itu karena kakak tak ingin melihat kamarmu berantakan. Tapi Kamu tahu, mengapa kamar kakak rapi? Itu karena kakak ingin  memancingmu tuk selalu berada dikamar kakak.

Sekarang, kakak lagi berusaha tuk membelikanmu sebuah motor untuk kuliah, yang kau minta sama Ibu  satu tahun lalu. Maafkan kakak, jika membuatmu terluka dan sampai sekarang belum bisa membelikanmu motor.  Kakak bukanlah preman seperti apa yang ada dipikiranmu, dan bukanlah pencuri ataupun perampas seperti yang Shella  lihat beberapa hari lalu.  Kakak tahu, Shella mengikuti kakak  karena Shella  sayang kakak kan?

Kakak juga sayang kalian, Ibu, Shella dan Berry.

Kalau kakak sudah berhasil memberikan membelikanmu motor, kakak akan berikan semua surat yang kakak buat ini. Kakak tak bisa langsung cerita sama shella, hanya bisa lewat surat. Semua  tabungan kakak ada dikamar Shella, didalam lemari belajar Shella. Sengaja kakak simpan disana, biar Shella bisa ambil jika membutuhkan.  kakak nggak mau shella nantinya menjadi manja. Kakak pengen Shella itu kayak Ayah dan Ibu, tegar, kuat dan tidak banyak mengeluh. Berhentilah mengeluh adikku. Salam buat Ibu dan Berry.

Kakak menyayangi kalian……

Justin

AYAH, IZINKAN AKU MENIKAH

Thursday, June 8, 2017


Tuhan,,,
Aku gadis  18 Tahun, pasti kau jauh lebih tau sebelum yang lainnya tahu, karena Engkau Maha Mengetahui.

Tuhan, bantu Aku meyakinkan Ayah, bahwa Aku ingin menikah. Tapi, mengapa semua orang mengganggapku masih kecil? Tak terkecuali Ayah,  selalu menganggapku anak kecil. Kecil sekali!

Ayah, beberapa bulan yang lalu Aku mengikuti  materi kontemplasi, dan disana Aku melihat  seorang anak laki-laki berumur enam tahun telah mampu merawat ibunya yang sedang menderita lumpuh. Mereka hanya hidup berdua dan sangat sederhana, si anak menanak nasi, menyuapi Ibunya, bahkan mencari nafkah untuk Ibunya. Ia melakukan itu sendiri dan setiap hari.  Anak kecil yang belum banyak mengerti, mampu  memberikan yang terbaik untuk keluarganya. 

Apakah ia belum bisa dikatakan berpikir dewasa? ,Lalu, indikator dewasa itu apa Ayah?
Umurkah?, Raut mukakah? , Atau Hartakah?.
 Subhanallah Ayah,  tak ada yang bisa Aku katakan mengenai anak kecil itu, hanya bisa menangis, teringat akan umurku yang terus bertambah, tapi  tak banyak yang bisa ku lakukan. Menunggu kata dari Ayah kalau Aku telah dewasa. 
Tapi kapan Ayah? , Kapan engkau akan bilang bahwa Aku telah dewasa? ,Menunggu umurku 25 tahun? ,Menunggu Aku kaya? ,Atau Menunggu semua orang memujiku karena tumpukan sertifikat yang berlabel Juara? Atau juga, menunggu usai wisuda?
Oh,  tidak Ayah! Kesuksesan itu bukan dinilai seberapa tinggi pendidikan kita, seberapa cepat kita wisuda, seberapa melimpah harta kita, bahkan juga bukan dinilai seberapa banyak pujian yang terlontar. Tapi, kesuksesan itu dinilai dari kebahagiaan yang kita punya. Jika kita merasa bahagia, berarti kita telah sukses Ayah.

Ayah,,,,
Izinkan Aku menikah, Aku lelah mendengar celotehan teman-temanku yang ingin menikah ketika mapan, ketika telah sukses, ketika telah membahagiakan orang tua, seolah-olah mereka menganggap   “Pernikahan” sebagai  penghambat semua impian mereka. Padahal Ayah, jelas-jelas Allah punya janji bagi orang-orang yang menikah.
Ya kan Ayah?

Aku tahu Ayah, Allah tidak akan pernah mengingkari janji-Nya. Aku yakin itu!
Dikampusku, sepertinya hanya Aku yang benar-benar ingin menikah muda. Dan perlu kau tahu,  Aku siap Ayah! Argumen teman-temanku terkadang begitu menyakitkan, mereka mencoba mempengaruhiku dengan pemikiran mereka yang Aku anggap aneh, menikah tunggu sukses. Tapi, Aku tegaskan kepada mereka “Aku akan menikah, dan akan ku jemput kesuksesan sejatiku”. Sekali lagi, bukan  sukses kemudian menikah, tapi menikah kemudian sukses.

Ayah, semakin banyak yang mencoba menggoyahkanku,  Aku semakin tertarik untuk mencari tahu misteri dibalik satu kata itu.  Semakin Aku mencari tahu,  azzamku semakin kuat untuk segera menikah. Dan sekarang Aku tahu hukum nikah untukku,  yaitu WAJIB!  Karena wajib itu  tidak hanya  mampu dalam segala hal,  tapi jika ada niat  menikah karena ingin menjaga diri dan kehormatannya, maka itu juga dikatakan wajib hukumnya.

Ayah,,,

Ada tiga factor yang membuatku ingin menikah muda, dari segi agama, biologis dan sosial. Dari segi agama, Aku ingin menjadi salah satu orang yang dimuliakan oleh Allah.
“Ada tiga golongan orang yang ditolong oleh Allah, orang yang berjuang fissabilillah, orang yang  memerdekakan budak dan orang-orang yang menikah  dengan tujuan menjaga diri dan kehormatannya.

Dan rasulullah pernah berkata kepada Sayyidina Ali bin Abi Thalib:

Ada 3 perkara  yang jangan kamu tunda-tunda pelaksanaannya, yaitu:
Shalat apabila tiba pada waktunya,  jenazah apabila telah siap penguburannya serta  wanita  bila menemukan pria yang sepadan  yang meminangnya.
Banyak hadist yang menguatkanku untuk menikah Ayah, seperti kata Rasulullah :
“Menikahlah kalian,  karena Aku begitu bangga dengan banyaknya umatku pada hari kiamat”.

Ya Robb, belum cukupkah  Aku percaya dengan semua janji-Mu dan Rasul-Mu??

Selanjutnya dari segi biologis Ayah, usia yang baik untuk melahirkan bagi wanita  adalah antara 20 sampai 30 tahun Ayah,  diatas umur tersebut  akan beresiko baik bagi ibu maupun bagi si bayi. Seperti firman Allah “Segeralah mendapatkan keturunan, dimana anak menjadi  Qurrata A’yunin penyejuk mata dan menenang hati (QS 25: 74)”.

Tahukah Ayah, menurut Riset dari Amerika serikat. Bahwa kecerdasan anak yang dilahirkan dengan usia orang tua yang lebih muda akan lebih cerdas potensinya dari pada seorang anak yang dilahirkan dengan usia orang tua yang lebih tua.  Aku ingin melahirkan  mujahid-mujahid kecilku yang beriman lagi cerdas Ayah.

Ayah, yang terakhir dari segi social. Aku ingin menjaga pandangan dan hatiku Ayah, Aku tak ingin hatiku terkotori ataupun malah Aku yang mengotori hati makluk lain. Na’uzubillah Ayah.  Ayah, Aku ini wanita yang suka kebebasan dan tak pernah betah berada dirumah. Aku sering pulang malam, bahkan terkadang tidak pulang. Aku ingin merubah itu Ayah. Aku sadar akan perbuatanku, aku juga sadar akan statusku sebagai wanita. Itu bukan masalah benar atau salah, tapi pantas dan tidak pantasnya.
Pantaskah jika wanita pulang lewat dari magrib?

Aku rasa  tidak Ayah!. Jika teman-teman bilang, menikah itu mengurangi kebebasan. Maka, itulah sebenarnya yang aku cari. Aku ingin mengurangi kebebasanku dengan menantikan kepulangan suamiku, memelihara mujahid-mujahid kecilku.  Berangan menjadi Anak, menjadi Istri dan menjadi Ibu yang sholeha.  Tak sekedar pergi pagi pulang malam. Ayah pasti tahu kan, kalau Aku jarang sekali dirumah.

Ayah,,,,
Ayah juga tahu kan pernah ada seorang ikhwah yang ingin mengkhitbahku, dia menjelaskan kepadaku,
“Ukhty, Allah itu memudahkan rezeki bagi orang-orang yang menikah”
Tapi pada waktu itu umurku baru awal 17 tahun, pemahamanku masih terlalu awam. Masih berpikir masalah materi. Aku merasa orang yang benar-benar bodoh Ayah, menolak i’tikad baik hanya karena sebuah materi.

Ayah, 2 bulan  setelah penolakan itu. Aku mendapatkan kalimat yang membuatku sangat merasa berdosa dan terdiam.  Perkataan seorang ikhwah kepada calon mertuanya:
“Saya memang belum mempunyai pekerjaan tetap, tapi saya akan tetap bekerja. Saya memang belum mempunyai penghasilan tetap, tapi saya akan tetap berpenghasilan”
Kalimat diatas menguatkanku untuk segera menikah Ayah. Karena tak ada yang pantas aku pertahankan. Tidak kecantikan, tidak kebebasan, tidak juga  makhluk-makhluk asing yang selalu mengganggu kontakku.  Aku tak ingin munafik Ayah, mengaku mencintai Allah dan Rasul-Nya padahal aku tak menjalankan perintah-Nya.

Ayah….
Aku pernah  menyampaikan  pikiran awamku terhadap ikhwah yang pernah ingin mengkhitbahku, lalu Aku membatalkannya karena memikirkanmu.
“Afwan, saya tidak tahu apakah saya bisa hamil cepat atau tidak. Yang perlu antum ketahui,  orang tua saya sangat sulit mempunyai keturunan.  20 tahun setelah menikah baru kemudian terlahir saya. Jika hal ini terulang kembali terhadap saya, bagaimana pendapatmu?
“Ukhty,  cobalah berpikir positif kepada Allah. Pelacur (maaf) saja yang melakukan hubungan gander dengan jalan yang hina,  diberi karunia  berupa anak oleh Allah. Apalagi kita, yang jelas-jelas  merupakan bagian dari ibadah.”
Ayah, jujur. Penjelasan singkat itu membuat Aku terdiam.  Selanjutnya, Aku mencoba bertanya lagi Ayah.
“Mengapa memilih saya? saya bukan akhwat yang menggunakan jilbab lebar, saya tidak pintar,  saya jauh dari kata cantik, bahkan saya bukan wanita yang hafal Al-qur’an sepertimu. Perlu antum ketahui, Jangankan 30 juz,  juz 30 pun saya tak hafal”.
“Ukhty, semua wanita itu adalah akhwat.  Dan didalam pandanganku, akhwat itu bukan dinilai dari berapa panjang jilbabnya dan juga bukan dinilai berapa cantik parasnya.  Menikah tidak mesti dengan wanita yang berjilbab lebar ataupun agama islamnya yang kental.  Tapi, menikah  dengan tujuan dakwah, itu jauh lebih indah dan mulia”.

Ayah,,,
Apakah engkau  akan sama seperti teman-temanku, belum mendukungku untuk menikah.  Aku akan tunggu sampai Ayah memberikan SIMku (surat izin menikah).
Ayah, tahukah engkau? Tidak hanya sebelum menikah yang telah Aku bayangkan dan Aku pikirkan,  tapi juga anak-anakku nanti Ayah.  Aku telah membayangkan,  bagaimana mujahid-mujahidku berlontar ceria dengan kecerdasannya. Beragam pertanyaan polosnya mewarnai hari-hariku. Akan Aku habiskan masa kecil anakku nanti bersamaku.  Karena Aku tidak mau mencerdaskan orang lain sebelum Aku mencerdaskan  buah hatiku.  Ayah, Aku tak ingin seperti lilin.  Mampu menerangi ruangan yang sangat gelap, sedangkan dirinya habis terbakar.  Sungguh menyedihkan seperti itu Ayah.  Percayalah Ayah,  akan Aku buktikan bahwa Aku mampu menjadi istri yang sholeha yang bisa menjadi mitra kesurga untuk suamiku,  Aku akan bertambah dewasa dengan menikah. Ayah, aku tidak suka seperti kebanyakan orang bilang, jika  telah menikah maka ucapkan “Selamat datang Masalah”. Ayah, sebenarnya dengan masalah itulah akan bertambah dewasa. Tapi, sekarang seakan-akan menikah itu adalah masalah besar, maka sugesti itulah yang akan terprogram dipikiran bawah sadar kita Ayah.  Sehingga nikah  benar-benar merupakan  masalah besar, karena Allah menjadikan kita seperti apa yang kita pikirkan. Jika kita berpikir menikah  akan mendatangkan masalah, maka yakinlah   yang akan datang itu adalah masalah-masalah!.

Ayah.
Apa engkau masih ragu dengan keputusanku? , Khawatir dengan kuliahku?
Ayah, bagiku itu bukanlah masalah!  Masalah itu ada dalam diri  sendiri,   berupa kecemasan, kekhawatiran,  ketakutan, itulah masalah yang terbesar Ayah. Ayah, jujur. Aku tak ingin kejadian Ayah dan Ibu terulang kembali, mempunyai keturunan di usia  puncak ke 20 tahun setelah menikah. Aku ingin mempunyai anak   ketika usiaku masih muda,  sehingga Aku berharap bisa membimbingnya sampai mereka benar-benar siap untuk dilepas.

Ayah, …
Aku kuliah bukan untuk menjadi wanita karier yang jarang dirumah karena banyak urusan, bukan juga ingin menjadi wanita penting, atau juga bukan ingin menjadi wanita nomor satu, bahkan bukan juga ingin menjadi wanita yang selalu keluar negeri. Tapi, aku kuliah hanya sebagai  persiapan ilmu untuk mendidik mujahid-mujahid yang tengah kunantikan. Mempersiapkan metode pembelajaran pada zaman super  modern yang akan datang. Karena aku ingin menjadi madrasah sejati untuk  Mujahid-mujahid sejati.
Kau tahu Ayah, Sabda Rasulullah:

“Dunia dan seisinya adalah kesenangan. Dan sebaik-baik kesenangan adalah  istri yang sholeha”.

Berarti Ayah, wanita dan istri yang sholeha itu lebih baik dari pada dunia dan seisinya. Salahkah jika cita-citaku hanya ingin menjadi Istri yang Sholeha?

Ayah,…

Aku tak mau seperti orang-orang yang selalu mengutamakan studinya, sudah tua belum juga menikah, entah apalah alasannya. Mungkin karena terlalu banyak pilihan ataupun terlalu banyak yang dipilih.  Ayah, jika Aku meninggal dalam keadaan belum menikah, maka Aku akan menjadi seburuk-buruknya mayyit.

Ayah,
Maukah engkau membaca surat cinta untuk calon Mujahidku? Aku membuat surat itu beberapa bulan yang lalu Ayah. Dan Ayah, aku juga telah mempersiapkan surat cinta untuk suamiku. Ayah maukan membacanya?

UNTUKMU CAlON MUJAHIDKU

Mujahid Kecilku, ….
beberapa tahun sebelum kehadiranmu, Aku  mulai merindukanmu. Memanage daya khayal yang penuh imajinasi,  wajahmu yang polos, putih kemerah-merahan, memanggilku dengan sebutan Ummi…

Mujahid Kecilku, …..
Sebelum kehadiranmu, ada si kecil yang memanggilku dengan sebutan Mama…
Mama…!
Mama….!
Suara polosnya  membuatku menciptakan   frame  sederhana tentangmu. Rasa lelah ku, rasa letihku, wajah kusam ku, sirna ketika dia menyambut kepulanganku dengan sebutan mama…
Sambil berlari-lari kecil  disertai tawa naturalnya, si kecil itu memeluk kakiku dari belakang.

Dengan sedikit rasa lelah,  ku ambil dan ku dekap dengan  hangat

Mujahid Kecilku….
Aku membayangkan jika si kecil itu adalah kau. Ku ajari  kau memanggilku ummi,
sekali lagi U-eM-eM-I. Dan kemudian, kau akan terbata sambil berkata  “Ummi ajari Aku membaca”.  Ku ambil  sebuah kitab di sebuah meja tertinggi di kamarku, dengan suara yang halus sambil tersenyum akan Aku kenalkan  tentang kitab itu.

Mujahid Kecilku….
Ini adalah Al-Qur’an, Ummi akan mengajarimu  membaca al-quran.
Mujahid Kecilku….al-qur’an merupakan kitab suci umat islam. Dan kita terlahir sebagai orang islam, jadi kita wajib membacanya. Ummi sangat mencintai Allah dan Rasulnya, karena ummi mencintai mereka, jadi ummi  menjalankan perintah-Nya.  Salah satunya membaca Al-qur’an.
Kemudian kau langsung  menyela “Ummi ajari Aku tentang islam”, Aku mengangkatmu dan meletakkan mu di pangkuanku sambil  tersenyum dan  mencuilkan ujung telunjukku kehidungmu, “Tentu sayang”.

Mujahid Kecilku …
Islam berarti damai dan kasih sayang, islam itu  mengajarkan perdamaian dan kasih sayang bagi umat manusia tanpa memandang status apapun.  Dan islam juga berarti selamat, islam  merupakan petunjuk untuk memperoleh keselamatan hidup  baik di dunia maupun di akhirat kelak. Itulah sebabnya sayang,  salam islam adalah Assalamu’alaikum wa rahmatullahi wa barakatuh (semoga Allah melimpahkan  keselamatan dan kesejahteraann-Nya padamu).

Mujahid Kecilku…
Ummi  akan selalu mengenalkanmu dengan islam. Kamu, Ummi dan Abi akan  hidup bersama islam. Nanti, jika amal ibadah kita baik, maka kita akan bersama lagi di “Surga”.
Selanjutnya, kau langsung berlari kekamarmu dan segera mengambil buku tentang islam yang ku belikan untuk mu, kemudian menunjukkan cover buku itu kepadaku, “Ummi, Aku suka gambar dibuku ini”.
Gambar dibuku itu, tak lain adalah gambar seorang anak kecil yang menggunakan jilbab dengan sisi kiri dan kanan di dampingi Ayah dan ibunya sambil  mengajari si kecil itu membaca .

Mujahid Kecilku….
Kau akan terkagum-kagum mendengarkan penjelasan tentang islam. Hingga suara khas mu meletuk kembali “Ummi Aku ingin masuk surga, ajari Aku bagaimana  pergi kesana, ajari Aku tentang surga Ummi??” . dengan nada manja sambil menggenggam jemariku, kau memintaku untuk  memberitahumu tentang surga. Aku tersenyum  sambil mengedipkan mata sebelah kiriku “iya cinta”.

Mujahid Kecilku…
Surga adalah   tempat di alam akhirat  yang penuh dengan keselamatan, kedamaian, segala kesenangan  dan kenikmatan, kebahagian serta kemuliaan  yang abadi.  Allah menjanjikan tempat ini  bagi hamba-Nya yang beriman dan bertakwa kepada-Nya.
 Di dalam Al-Quran yang ummi jelaskan tadi, ada  ayat yang  artinya  “Orang-orang yang beriman dan mengerjakan amalan sholeh, kelak akan kami masukkan kedalam surga yang mengalir dibwahnya sungai-sungai, mereka kekal didalamnya selamanya (Q.S An-Nisa :122”).

Dan disurga itu didalamnya terdapat  buah-buahan yang tiada habisnya dan tidak dilarang mengambilnya, terdapat pula istana yang mengalir sungai dibawahnya,  ranjang-ranjang yang terbuat dari emas atau permata,  dengan kasur yang tebal dan empuk, bantal  sandaran yang tersusun.
Mujahid Kecilku, disurga juga mengalir sungai minuman  yang lezat rasanya, dan sungai-sungai madu yang di saring. Di surga tiada perkataan yang tak berguna, Mujahid Kecilku.

Kemudian engkau akan berkata “Ummi, mendekatlah kepada ku, Aku ingin menciummu”. Maka kaupun menciumku. Kemudian kau berkata lagi: "Aku ingin mencium pipi Ummi yang kedua ." Akupun mendekat kepadamu, dan kau menciumku lagi.

Setelah itu, kau akan  memelukku dengan erat, dan enggan  berpisah denganku sambil berkata “Ummi Aku ingin menjadi seorang Hafizd/Hafidzah seperti Abi”, Aku  tersenyum dengan  mata yang berkaca sambil membalas hangatnya pelukanmu, “tentu Mujahid Kecilku, ummi akan selalu mendukungmu”. Dengan semangatmu, kau juga akan berkata “Ummi, ajari Aku keistimewaan menghafal Al-qur’an”. Kemudian  pertanyaan yang ini, di jawab oleh abi mu, “Pasti sayang”.

Mujahid Kecilku…, ada banyak keistimewaan jika kita dapat menghafal Al-Quran, yang pertama Jasadnya utuh didalam kubur,  yang kedua  di hari kiamat nanti dia akan bercahaya, orang yang hafal al-quran juga akan memberikan  mahkota dan pakaian sutra kepada kedua orang tuanya, dia juga bisa menjamin 10 saudaranya masuk surga dan derajatnya tinggi didunia dan di akhirat.

Mujahid Kecilku…., tadi  itu adalah keistimewaan menghafal al-Quran yang telah dijelaskan abi.
Sekarang, saatnya kau pergi tidur, hari esok ummi  akan mengajarimu tentang islam sepenuhnya untukmu.

Mujahid Kecilku…
Allah akan mempertemukan kita, bersiaplah. Aku  akan mempersiapkan diri untuk menyambut kehadiranmu, dan  membuat surat ini menjadi nyata. Dekapan nyata, senyuman nyata, dan lantunan seorang hafidz/hafidzah yang nyata. Insya Allah semua akan menjadi nyata.  
Luv u cz Allah.Amin..Ayah, Aku berharap surat ini benar-benar menjadi nyata.  Seperti mentari pagi bersinar  setelah habis waktu malamnya. Yakinlah Ayah, dengan menikah Aku akan dewasa,, dengan menikah Aku akan pintar, dengan menikah Aku akan bisa memasak seutuhnya. Disanalah proses pembelajaran yang paling sempurna Ayah.
Aku tak perduli seberapa banyak orang yang mencemoohku,  seberapa banyak  yang mengatakan Aku egois,  seberapa banyak  mereka mengatakan Aku bodoh,  selagi itu masih perkataan manusia, tidak masalah Ayah! Sedangkan menikah, itu jelas-jelas Allah yang berbicara. Maka,  yang manakah yang pantas Aku takutkan??

Ayah,,

Demi Allah, Aku ingin menikah muda.  Aku berharap engkau mengizinkanku dan memberikan restumu.
Vira Al-Jannah

*****
Setelah Ayah membaca surat itu,  tak tahan jika Ayah harus menahan rasa bersalah dan tangisnya.  Sedangkan kakak sudah satu minggu berada diruang ICU, Ayah yang selalu menemani Kak Vira jika matahari  mulai menyembunyikan cahayanya.  Malam itu, Aku memperhatikan Ayah. Ayah memeriksa   tas Kakak  yang dibawah Ibu dan letakkan diujung kepadalanya.  Didalam tas itu, Ayah menemukan   berkas-berkas kuliah, serta terseliplah  beberapa lembar kertas yang judul diatasnya “AYAH, IZINKAN AKU MENIKAH”.
Berlahan, Ayah langsung membuka lembaran demi lembaran  catatan itu, berdiri kemudian duduk di samping Kak Vira. Ayah, memperhatikan tiap-tiap kata yang ditulis Kakak dengan fokusnya.  Baru kali ini Aku melihat Ayah menumpahkan air matanya begitu dalam.

Tuhan..

Seandainya Aku tahu lebih lama bahwa putriku ingin sekali menikah, sudah lama Aku ingin menikahkannya.
Vira, semula Ayah pikir   kau tak ingin menikah muda nak. Ayah benar-benar salah, mengapa tidak sejak lama Ayah mengetahui kalau kamu ingin menikah muda. Dan mengapa kau tak bicara sama Ayah bahwa kau sudah siap untuk menikah? Padahal, Ayah pernah ingin mengenalkanmu dengan pemuda sholeh yang Ayah kenal.
Ayah menggenggam erat tangan Kakak yang belum juga sadarkan diri,  Ayah memandangi  wajah kakak yang kelihatan sangat putih, ya putihnya orang sakit.  Sesekali Ayah mencium kening kakak,  dan meneteskan beningan matanya ke pipi putih kakak. Tak banyak yang dapat Ayah lakukan,   menikahkan kakak dengan keadaan seperti sekarang adalah suatu yang tidak mungkin.  Terkadang, Aku melihat Kak Vira juga mengeluarkan air matanya.  Entah apa Kak Vira  bisa mendengar, apa menangis karena rasa sakit ataukah menangis karena mendengar  perkataan Ayah.  Aku tidak tahu, sedari tadi Aku memperhatikan tingkah Ayah terhadap kakak.

Ketika Ayah masih dalam keadaan menggenggam erat tangan kakak,  dengan tetesan  yang membuatku juga menangis.  Aku melihat Kak  Vira ikut menangis. Aku yakin, Kak Vira mendengar semua perkataan Ayah.  Kemudian Ayah menyadari bahwa Kakak ikut menangis, Ayah langsung memanggil nama Kakak berulang kali, tapi Kakak juga belum sadarkan diri. Ayah juga berulang kali berbicara dengan Kak Vira, tapi Kakak belum juga membuka kelopak matanya.  Aku pada waktu itu baru berumur 7 tahun, hanya bisa memandangi  Ayah dan Kakak dari  jendela kaca ruangan itu.  Aku terus memandangi Kakak dalam-dalam.

Tak lama tangan kakak mulai membalas genggaman tangan Ayah,  Ayah tersentak dan terdiam sambil memperhatikan wajah pucat Kakak.
“Ayo, anakku! Bukalah matamu. Ayah ingin mengatakan bahwa Ayah merestuimu menikah”
Kakak berusaha membuka matanya, jika ku perhatikan sangatlah berat sekali. Tangan erat Kakak terus menggenggam tangan Ayah, seakan tak ingin melepasnya.  Beningan terus mengalir di pipi putih Kak Vira,  dengan berlahan dan nada bicara yang masih bergetar,:
“Ayah, ternyata Aku masih bisa bicara padamu Ayah.  Aku rindu sekali,  rindu sekali Ayah.  Bolehkah Aku memelukmu Ayah?”
“Tentu sayang”
Ayah langsung memeluk Kak Vira dengan eratnya.
“Ya tuhan,  Aku ingin dapat bersama anakku selamanya.  Aku berharap  pelukan ini bukan pelukan pertama dan yang terakhir” bicara Ayah dalam hati.
“Ayah, didalam tidurku Aku bermimpi.  Kalau Ayah mengizinkan dan merestuiku untuk menikah. Benarkah Ayah?  Ucap Kakak masih dalam dekapan Ayah.
“Iya sayang,  sebenarnya sudah lama Ayah ingin memintamu untuk menikah.  Tapi, Ayah takut Vira belum siap.  Maaf kan Ayah” balas Ayah
“Ayah, Vira akan segera menikah.  Vira hanya meminta doa restumu.  Setelah ini Vira akan menikah Ayah, kau merestui Vira kan Ayah?
“Iya sayang,  menikahlah.  Sekarang Vira benar-benar telah dewasa, Ayah takkan pernah menghalangimu.

Aku  selalu memperhatikan Ayah dan Kakak. Ayah selalu berbicara dengan Kakak. Ayah tak sadar,  bahwa Kakak tak dapat lagi mendengar  suara Ayah ketika Kakak mengucapkan terima kasih kepada Ayah, karena telah merestuinya. Ketika itu Aku terus memperhatikan Kakak, Kakak lemas dan kemudian matanya tertutup berlahan.  Ya, Aku tahu Kakak sudah tak dapat lagi mendengar Ayah.  Kakak sudah pergi, Kakak hanya meminta restu Ayah. Aku hanya  termenung dan terdiam sambil memandangi Kakak  yang tak sempat lagi memberikan senyum terakhirnya untukku.
Ya Robb,  berikanlah jodoh kakak di surga-Mu.


*****

Kejadian 11 tahun lalu mengingatkanku dengan Kak Vira.  Dan hari ini adalah hari pernikahanku, dengan umurku sama seperti umur Kakak ketika meminta izin dengan Ayah, yaitu 18 tahun.

“Kakak, kau pasti tau kan hari ini Aku akan menikah. Aku  ingin menjalankan keinginan Kakak yang belum sempat terpenuhi. Hari ini Aku juga berumur 18 tahun Kak. Aku berharap bisa menjadi seperti yang Kakak inginkan, menjadi seorang Anak, seorang Istri serta seorang Ibu yang sholeha,  seperti isi surat Kakak terhadap Ayah.  Surat itu selalu  ku simpan Kak. Surat itu juga yang menjadi motivasiku untuk menikah muda. Dan sebentar lagi akad akan segera dilaksanakan, mohon doa restumu Kak”. Pintaku sambil memandangi dan mengingat-ingat kembali kejadian 11 tahun lalu.

“Kakak, luv yu cz Allah, Uhibbukifillah.”


PERBEDAAN LAMA PUASA DI SETIAP NEGARA SELURUH DUNIA

Tuesday, June 6, 2017

Ibadah puasa dimulai sejak matahari terbit sampai matahari terbenam, namun disetiap Negara mempunyai perbedaan terhadap terbit dan terbenamnya matahari. Hal ini disebabkan karena miringnya sumbu rotasi bumi ini menyebabkan beberapa daerah di bumi khususnya daerah-daerah yang berada di belahan bumi utara dan selatan (> 23,5° lintang) mengalami empat musim. Empat musim itu antara lain musim panas, musim gugur, musim dingin dan musim semi. Musim panas di belahan bumi utara terjadi karena posisi miringnya sumbu rotasi bumi menyebabkan sinar matahari lebih lama bersinar. Musim Dingin belahan bumi selatan mengakibatkan matahari bersinar lebih singkat dan malam yang lebih panjang.  Sehingga hal tersebut juga menyebabkan durasi lama puasa disetiap Negara berbeda-beda. Berikut perbedaan lama puasa diberbagai Negara seruluh dunia:

1.    Indonesia

Kita yang berpuasa di Indonesia juga harus bersyukur nih karena waktu puasa yang terbilang singkat. Umat muslim yang berpuasa hanya melakukan puasa selama 12-13 jam saja. Selain itu cuaca di Indonesia juga cukup bersahabat tidak terlalu panas dan tidak terlalu dingin.

2.    Reykjavik, Islandia

Reykjavik, Islandia, memiliki rentang puasa paling lama yakni sekitar 22 jam. Penduduk muslim di negara yang terletak di kawasan kutub utara tersebut hanya memiliki waktu sekitar 2 jam untuk buka puasa, salat tarawih dan sahur.

3.    Chili
Chili tepatnya di Kota Punta Aires memiliki waktu puasa yang sangat singkat. Penduduk di sana menjalankan ibadah puasa sekitar 9 jam saja.

4.    Argentina
Populasi muslim di Argentina ini memang termasuk sedikit hanya sekitar 1,9% saja. Walaupun begitu suasana Ramadan tetap bisa kamu rasakan di negara ini. Penduduk Argentina yang beragama Islam di sini juga berpuasa dalam waktu yang relatif singkat hanya 9 jam 37 menit.

5.    Malaysia
Malaysia negara tetangga juga memiliki waktu puasa yang pendek. Enggak beda jauh dengan Indonesia, Malaysia menjalankan puasa selama 12 jam. Tapi waktu imsak di sana lebih lama dibandingkan Indonesia, imsak di Malaysia biasanya dilakukan pukul 05.30 dan maghrib sekitar pukul 19.30

6.    Afrika Selatan
Afrika Selatan juga memiliki waktu puasa yang pendek jika dibandingkan dengan negara-negara di Asia. Puasa hanya dilakukan selama 10 jam 30 menit saja, tapi tentu puasa di negara ini juga banyak cobaannya. Salah satunya karena cuacanya yang sangat panas.

7.    Kepulauan Komoro

Kepulauan Komoro yang terlatak di Samudera India ini adalah salah satu negara yang jumlah umat muslimnya banyak. Kepulauan Komoro ini dikenal sebagai negara yang tidak mengizinkan alkohol masuk ke dalam negaranya. Nah di sini umat muslim harus berpuasa selama 12 jam 31 menit. Situasi saat ramadhan di Komoro tidak terlalu jauh dengan di Indonesia.

8.    Maroko
Negara yang terkenal akan keindahaan kota dan alamnya juga menjalani puasa yang masih terbilang cepat. Umat muslim Maroko berpuasa selama 14 jam dan memulai puasa sejak pukul 03.40 pagi waktu setempat.

9.    Arab Saudi
Kalau dilihat secara keseluruhan umat muslim yang tinggal di Arab melakukan puasa 15 jam 10 menit. Dua kota yang puasanya paling pendek adalah di Dammam selama 15 jam 18 menit dan Riyadh selama 15 jam 8 menit.

10.    Antartika
Benua yang terletak di paling selatan ini memiliki waktu puasa tercepat di dunia. Umat muslim yang berpuasa di Antartika berpuasa selama kurang lebih 8 jam 18 menit. Waktu imsaknya pun lebih enak karena baru imsak pukul 06.30 pagi dan berbuka puasa pukul 15.48, walaupun sebentar puas di Antartika pasti susah banget karen aharus melawan dingin.

11.    Australia Barat
Benua Australia yang tidak begitu jauh dari Indonesia juga punya waktu puasa yang lebih cepat. Terutama di wilayah Australia Barat salah satunya Perth. Di sini durasi puasa hanya sekitar 11 jam 59 menit saja. Waktu imsaknya pun lebih siang dibandingkan Indoneisa yaitu pukul 05.42 sedangkan waktu berbukanya mirip dengan Indonesia yaitu 17.41 sore.

12.    Meksiko
Meksiko juga memiliki durasi puasa yang tidak terlalu berbeda jauh dengan Indonesia. Umat muslim di sini melakukan puasa wajib sekitar 13 jam 20 menit saja. Walaupun muslim di Meksiko termasuk minoritas tapi suasana bulan puasa bisa dirasakan di beberapa daerah.

13.    Brazil
Brazil juga menjalani puasa dalam waktu yang cepat, durasi puasa di Brazil hanya sekitar 11 jam saja. Sama seperti muslim di negara lain Brazil juga punya tradisi tersendiri selama bulan Ramadhan.

14.    Finlandia
Finlandia merupakan salah satu negara dengan puasa terlama di dunia. Di Finlandia, puasa dimulai dari pukul 1 pagi dengan waktu berbuka puasa pukul 12 pagi lagi. Kalau dihitung-hintung, puasa di Finlandia bisa sekitar 23 jam 5 menit. Pasalnya, sepanjang tahun 2016 kemarin, matahari tenggelam di Finlandia hanya selama 55 menit! Kebayang nggak gimana sulitnya ngalamin puasa terlama di dunia ini?

15.    Islandia
Islandia memang terkenal dengan Auroranya yang indah dan juga negara dinginnya. Tapi, di luar itu, tau nggak sih ternyata Islandia itu adalah negara dengan waktu puasa terlama? Jadi, kalau kamu lagi liburan ke Islandia, usahaian nggak pas bulan puasa ya, bisa-bisa kamu ngalamin puasa paling lamamu deh! Kalau di Finlandia puasa bisa sampai 23 jam, di Islandia 22 jam!

16.    Swedia
Warga muslim di Swedia juga memiliki tantangan yang sama dalam menjalani waktu puasa selama satu hari penuh. Swedia merupakan salah satu negara dengan waktu puasa terlama, yaitu hampir 20 jam. Terlebih lagi, umat Muslim di Swedia hanya berjumlah 5% dari total populasi. Hebat ya mereka yang tahan berpuasa penuh selama satu hari!

17.    Alaska
Alaska memang memiliki waktu puasa paling lama juga, namun sebaliknya, ia juga merupakan salah satu negara dengan waktu puasa tercepat. Pada saat musim panas, warga Muslim harus menjalani puasa dalam waktu 20 jam sehari, sedangkan kabarnya, pada musim dingin, puasa di sana hanya perlu dijalankan 5 jam sehari!

18.    Jerman
Negara-negara di Eropa memang merupakan negara dengan puasa terlama di dunia, salah satunya Jerman. Sama kayak di Indonesia, puasa dimulai sekitar pukul 4 pagi. Tapi bedanya, waktu berbuka di Indonesia sekitar pukul 6 sore, sedangkan waktu berbuka di Jerman adalah pukul 10 malam.

19.    Inggris
Selain Jerman, Inggris juga merupakan negara dengan puasa paling lama. Meskipun jauh lebih cepat dibandingkan Islandia dan Finlandia, namun waktu puasa di Inggris dalam satu hari pun hampir 19 jam lho!

20.    Kanada
Sahur di Kanada dimulai pukul 3 pagi, nggak jauh berbeda dari Indonesia. Namun bedanya, di Alaska, puasa berakhir 18 jam kemudian. Nah, buat kamu umat Muslim yang ada rencana untuk pindah ke Kanada untuk lanjut belajar, mendingan berlabuh di Toronto karena ada banyak umat Muslim di sana, jadi kamu nggak merasa berat menjalani puasa sendirian dan dalam waktu yang lama.

21.    Turki
Turki juga menjadi negara terlama puasa selanjutnya. Sama halnya dengan Kanada yang sahur pada pukul 3 pagi dan berbuka pada pukul 9 malam, Turki pun juga begitu. Tapi bedanya, mayoritas masyarakat Turki beragama Islam, jadi kamu nggak merasa terlalu berat karena sebagian besar masyarakat Turki juga berpuasa.

22.    Denmark
Denmark misalnya, merupakan salah satu negara di Eropa yang memiliki durasi puasa terpanjang, yaitu dengan rata-rata 21 jam per hari.

23.    Afrika bagian utara
Mesir, Tunisia, dan Aljazair, memiliki durasi puasa berkisar antara 12,5 hingga 17,5 jam

24.    Afrika Selatan
Afrika Selatan, durasi puasanya rata-rata berkisar kurang lebih 12 jam saja.

25.    India dan Fakistan
Di India dan Pakistan, umat Muslim harus berpuasa masing-masing 17 jam 11 menit dan 16,5 jam

26.    Tiongkok
Tiongkok sendiri, puasa akan berlangsung selama 17 jam 28 menit.

27.     Belgia: 18,5 jam, dari 03.12 hingga 21.41

28.    China, 16,5 jam, dari 02.55 hingga 19.33

29.    Jepang, 16 jam, dari 02.44 hingga 18.49

30.   Bangladesh: 15 jam, from 03.47 hingga 18.40

 
Referensi: 
https://news.detik.com/berita/3226658/rentang-waktu-puasa-di-dunia-terlama-22-jam-dan-paling-singkat-9-jam
https://www.shopback.co.id/blog/post/12-negara-dengan-waktu-puasa-terpendek-di-dunia

8 JURUS JITU PENSIUN JOMBLO SECARA SYAR’I

Saturday, June 3, 2017


Bayangkan sekarang kamu sudah di semester akhir perkuliahan, teman-temanmu sudah banyak yang lulus sementara kamu masih sibuk dengan skripsi yang tak kunjung usai. Bayangkan juga jika kamu sedang sibuk-sibuknya mengotak-atik data ujian akhir, tiba-tiba kamu melihat temanmu lewat di depanmu dengan tawa yang sumringah dan senyum yang mengembang. Pas kamu lihat, ternyata dia sudah menggandeng tangan pasanganya. Sementara kamu hanya disibukkan dengan aktivitas yang selalu bertambah. Ngenes banget kan?

Mau pacaran semantara kamu bukan tipe orang yang suka pacaran, karena kamu tahu hukumnya sudah jelas-jelas haram. Mau ngajak nikah, kamu masih malu dan  nggak tahu siapa yang mau diajak. Mau cerita dengan teman, kamu merasa lebay banget. Akhirnya kamu pusing sendiri, padahal dalam hati terdalam  kamu sedang kena virus GEGANA (Gelisah Galau Merana).  Jomblo syar’i adalah jomblo yang memang benar-benar tidak menginginkan pacaran. Baginya waktu pacaran itu ketika setelah menikah, ia akan mengungkapkan cintanya jika ia sudah benar-benar siap untuk melamar ataupun dilamar. Berikut langkahnya:

1.    Persiapkan diri

•    Luruskan niat
Segala sesuatu tergantung dengan niatnya, begitu juga dengan pernikahan. Bagaimana cara meluruskan niat? , Iillah, Billah, illallah.  Lillah berarti hanya karena Allah semata. Billah berarti dengan jalan sebagaimana diperintahkan oleh Allah dan Ilallah tentunya berarti hanya ditujukan kepada Allah semata.

•    Tingkatkan Keimanan
Percaya atau tidak, jodoh itu adalah cerminan dari diri kita. Jika kita pintar, kita akan mendapatkan jodoh yang pintar. Jika kita pencuri maka kita akan mendapatkan jodoh seorang pencuri. Nah, Jika kita ingin mendapatkan jodoh yang Sholeh/Sholeha maka kita harus menjadi pribadi Sholeh/Sholeha juga. Karena Jodoh adalah kita yang tentukan. Jika kita berharap mendapat yang seperti Rasulullah, maka kita harus mempunyai keimanan seperti Khadijah/Aiysah. Jika kita berharap mendapat jodoh seperti Ali bin Abi Thalib, maka kita harus seperti Fatimah. Jadi, bagaimana dirimu sekarang atau keimananmu sekarang, kurang lebih seperti itulah juga gambaran jodohmu kelak.

•    Persiapkan Keluarga
Keluarga dalam hal ini lebih menekankan kepada restu orang tua. Siap dan tidaknya seseorang untuk menikah tergantung dengan restu orang tua. Jika orang tua sudah restu dengan keputusan kita untuk menikah, itu berarti kamu sudah siap menikah. Maka, segeralahlah laksanakan. Jika mereka belum memperbolehkanmu menikah, itu berarti kamu harus lebih mempersiapkan diri lagi.

•    Misi dan Misi dalam Rumah Tangga
Sebelum melangkah lebih jauh, misi dan misi rumah tangga kedepannya haru sudah dipikirkan dan disiapkan secara jelas. Mulai dari kita mau iklim rumah tangga seperti apa, metode membelajaran islam dalam rumah tangga seperti apa. Karena Suami adalah Nahkoda dalam menjalani kehidupan rumah tangga, sementara istri adalah sebagai Ibu dan pengatur rumah tangga.

2.    Mintalah kepada Pencipta Pasangan

Jika kita sudah mempunyai satu nama untuk kita lamar, maka mintalah Allah untuk mendekatkan. Bagaimana caranya?, dekatkanlah diri sedekat-dekatnya dengan Allah.  Jika kita berjalan mendekatkan diri kepada pencinta, maka Allah akan berlari untuk mencintai kita. Jika langkah ini masih membuat kita menjomblo, maka masih ada ikhtiar lain yang bisa kita lakukan.

3.    Membuat Proposal Ta’aruf

Ta’aruf itu perkenalan yang bisa melibatkan orang tua, guru ngaji, orang orang terdekat atau lembaga. Jadi ketika kamu mulai bersedia untuk melakukan taaruf, calon pasangan jelas sudah tahu maksudmu adalah ingin menikah, baik cepat atau lambat. Proposal ta’aruf merupakan biodata kita selengkap-lengkapnya yang diuraikan secara jujur dalam bentuk tulisan. Mulai dari nama dan seperangkatnya sampai dengan kebiasaan buruk, kriteria calon pasangan yang diinginkan, kondisi keluarga sampai sumber pendapatanpun harus di jelaskan di proposal ta’aruf. Jika kita sudah menerima proposal ta’aruf, wajib hukumnya untuk kita merahasiakan semua hal  yang tertulis diproposal tersebut.  Pesan saya, tidak usah terlalu menargetkan kriteria yang tinggi. Apa adanya saja yang penting Sholeh/Sholeha

4.    Meminta Bantuan Orang Tua
Alangkah baiknya jika jodoh kita atas rekomendasi orang tua, jika orang tua kita adalah orang tua yang enak diajak ngobrolin jodoh maka berbicaralah kepada mereka bahwa kita sudah siap menikah. Kemudian mintalah bantuan mereka untuk mencarikan, barangkali orang tua kita mempunyai kenalan seseorang yang sholeh untuk kita. Namun, jika orang tua kita bukan tipe orang yang bisa di ajak ngobrolin jodoh, maka minimal mereka restu untuk kita mencari sendiri dan segera menikah.

5.    Bersilaturrahmi dengan Murobby dan Orang Terdekat

Ini adalah salah satu ikhtiar yang bisa kita lakukan dalam merubah status jomblo kita. Murobby adalah sebutan untuk ustad dan ustazah yang dekat dengan kita, yang mengerti kita, paham kita dan tahu tujuan kita, serta yang senantiasa menegur dan mengajari kita tentang Islam. Maka sampaikanlah niat baik kita untuk segera menikah, mintalah ia untuk mencarikan orang yang pas dengan kita. Selain itu, kita juga bisa bersilaturrahmi dengan teman-teman terdekat kita, baik itu yang sudah menikah ataupun yang belum menikah. Siapa tahu ada kenalan mereka yang juga kebetulan siap menikah. Mintalah mereka untuk memfasilitasi dalam proses ta’aruf menuju pernikahan. Kuncinya “Jangan malu untuk mengakui bahwa kita siap menikah”.

6.    Jangan Menunggu Mapan

Salah besar jika kita menikah menunggu kita mapan, belajarlah merubah paradigma tersebut. Menikahlah, maka kamu akan Mapan. Tidak usah menunggu kita berpenghasilan tetap, yang penting kita tetap berpenghasilan.  Jika kamu bisa merubah paradigmamu, berarti kamu sudah jelas siap menikah. Maka bersegrahlah.

7.  Jangan Mencari yang Sempurna


Tidak sedikit dari kita terlalu banyak tinggi kriteria,  mencari pasangan yang nilainya 8 sementara kita sendiri nilainya 6. Maka, jangan sekali-kali berpikir kita akan mendapat jodoh secara mudah, karena jodoh adalah cerminan diri. Seperti kutipan dalam buku Sakinah Bersamamu karya Asma Nadia;Cinta bukanlah mencari pasangan yang sempurna, tapi bagaimana kita bisa menerima pasangan kita dengan sempurna

Rasulullah shallallahu’alaihi wasallam pun menganjurkan memilih istri yang baik agamanya,

تنكح المرأة لأربع: لمالها ولحسبها وجمالها ولدينها، فاظفر بذات الدين تربت يداك
“Wanita biasanya dinikahi karena empat hal: karena hartanya, karena kedudukannya, karena parasnya dan karena agamanya. Maka hendaklah kamu pilih wanita yang bagus agamanya (keislamannya). Kalau tidak demikian, niscaya kamu akan merugi.” (HR. Bukhari-Muslim)

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam juga bersabda,

إذا جاءكم من ترضون دينه وخلقه فزوجوه إلا تفعلوه تكن فتنة في الأرض وفساد كبير
“Jika datang kepada kalian seorang lelaki yang kalian ridhai agama dan akhlaknya, maka nikahkanlah ia. Jika tidak, maka akan terjadi fitnah di muka bumi dan kerusakan yang besar.” (HR. Tirmidzi. Al Albani berkata dalam Adh Dho’ifah bahwa hadits ini hasan lighoirihi)

8.  Bersabarlah

Jika, keenam langkah tersebut kamu masih jomblo juga. Cuma satu kata kekuatanmu, yaitu “Besabarlah”.  hehe

Auto Post Signature