Wednesday, May 10, 2017

MENGAPA AKU MENULIS


Menulis bukan hal yang mudah,  namun juga bukanlah hal yang dikatakan sulit.  Tergantung kita memaknainya seperti apa dan menjadikan menulis sebagai asset. Asset  menuju persuasif yang paling mujarab. 
Mengapa??

Karena dengan tulisan kita dapat  mempengaruhi banyak orang secara langsung, secara tidak langsung bahkan secara berlahan.  Contohnya seperti ini,  jika tulisan kita dibaca 1000 orang, maka kemungkinan besar 500 orang  atau lebih   akan terpengaruh oleh tulisan kita.  Karena tulisan  selalu bisa di replay ulang jika kita sedang membutuhkan dimanapun, kapanpun dan dalam kondisi bagaimanapun. Berbeda dengan berbicara, berbicara tidak ada siaran ulang jika tidak menggunakan media.
Jadi wajar saja jika  dengan tulisan kita dapat mempropagandai ataupun mempengaruhi semua orang disekeliling kita sesuai pemikiran kita.  Jangan heran jika ada orang yang mengatakan “Jika ingin melihat kualitas pemikiran seseorang,  maka lihatlah kualitas tulisannya”.

Bagi yang hobby menulis, beruntunglah dan berbahagialah!
Karena menulis adalah potensi besar dimasa depan. Coba kita perhatikan, anak SD belajar dari sebuah tulisan, SMP juga belajar dengan tulisan yang biasa kita sebut buku, SMA juga demikian, apalagi Kuliah.  Tidak akan ada professor, tidak akan ada Einstein, tidak akan ada Habiburrahman, Andrea Hirata, bahkan  tidak akan ada ilmuan-ilmuan yang lain jika tidak ada tulisan. Bayangkan saja, jika penulis-penulis kita mulai berkurang, ilmu-ilmupun akan berkurang, nah jika sudah seperti itu kita akan miskin ilmu. Akan terus-teruslah kita menjadi manusia pra sejarah.

Untuk menjadi seorang penulis yang handal dan professional  butuhlah  ilmu, waktu dan latihan, selalu mencoba dan berusaha untuk menulis. Tidak hanya sekedar berangan-angan menjadi penulis professional dan tidak mencoba menulis. Mencoba menulis tidak harus mengikuti organisasi tulis, bisa latihan sendiri dan bisa juga  latihan bersama. Tapi, alangkah baiknya jika kita mengikuti organisasi tulis, agar kita tak hanya pandai menulis tapi juga memperluas link ataupun jaringan. Dari itulah saya memilih FLP untuk dijadikan media pembelajaran  bersama. Agar dapat saling bertukar pikiran, menemukan hal baru, bahkan  menciptakan tulisan yang berbeda. Hal ini bisa terjadi jika kita berinteraksi social.  Dengan adanya interaksi, maka akan  timbul pemikiran-pemikiran  yang luas.

Penulis yang handal terdulu adalah asset bagi orang-orang terdulu, penulis yang handal sekarang adalah asset sekarang dan kita adalah penulis handal yang akan datang, maka kita adalah asset masa depan.

No comments:

Post a Comment

Terima kasih sudah berkunjung dan berkomentar di Blog saya, jangan lupa kembali kesini lagi ya.

Blogger Perempuan

Blogger Perempuan

Blogger Bengkulu

b
>

Kumpulan Emak Blogger